Panen 46,3 Kg Kangkung, Bukti Konsistensi Pembinaan Pertanian di Lapas Pemuda Madiun

Panen 46,3 Kg Kangkung, Bukti Konsistensi Pembinaan Pertanian di Lapas Pemuda Madiun

Madiun, INFO_PAS — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun kembali tunjukkan konsistensinya dalam pembinaan sektor pertanian produktif melalui panen kangkung sebanyak 46,3 kilogram. Panen tersebut dilaksanakan di lahan samping Gereja Oikumene Lapas Pemuda Madiun, Selasa (24/2).

Keberhasilan panen ini tidak terlepas dari perawatan yang dilakukan secara terjadwal dan berkelanjutan, mulai dari penyiraman rutin hingga pemberian pupuk NPK guna menjaga kesuburan tanah dan mendukung pertumbuhan optimal tanaman. Setiap tahapan dikerjakan secara disiplin dengan pengawasan petugas agar kualitas hasil tetap terjaga.

Panen 46,3 kilogram kangkung tersebut menjadi bukti nyata pembinaan pertanian di Lapas Pemuda Madiun berjalan efektif dan produktif. Warga Binaan dilibatkan secara aktif dalam seluruh proses, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga masa panen. Keterlibatan ini tidak hanya menghasilkan produk pertanian, tetapi juga menanamkan nilai tanggung jawab, ketelitian, serta etos kerja.

Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Denny Wahyu Kristanto, menyampaikan hasil panen tersebut merupakan buah dari kerja sama dan konsistensi pembinaan yang terus dijaga. “Program pertanian ini kami jalankan secara berkelanjutan dengan pola pembinaan yang terarah. Warga Binaan dibekali keterampilan praktis yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat. Panen hari ini menjadi bukti bahwa dengan pendampingan yang tepat, mereka mampu menghasilkan produk yang bernilai dan bermanfaat langsung bagi kebutuhan internal Lapas,” ujarnya.

Senada, Kepala Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, menegaskan sektor pertanian merupakan bagian penting dari pembinaan kemandirian. “Perawatan yang dilakukan secara konsisten menjadi kunci utama dalam menghasilkan panen berkualitas. Kegiatan ini juga melatih disiplin dan tanggung jawab dalam bekerja. Kami ingin memastikan setiap program pembinaan tidak hanya berjalan, tetapi memberikan dampak nyata bagi Warga Binaan dan lingkungan Lapas,” tegasnya.

Hasil panen tersebut selanjutnya langsung dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan dapur Lapas sehingga memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi pemenuhan konsumsi warga binaan.  Selain meningkatkan keterampilan, program ini mendukung efisiensi serta kemandirian pangan di lingkungan Lapas.

Kegiatan ini juga sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya pada penguatan pembinaan kemandirian melalui sektor pertanian. Lapas Pemuda Madiun berkomitmen menjaga keberlanjutan program produktif sebagai wujud pembinaan yang terarah, profesional, dan berdampak nyata. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Pemuda Madiun

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0