Panen Jagung dan Telur, Lapas Kuningan Wujudkan Pembinaan Kemandirian melalui Program Ketahanan Pangan
Kuningan, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan kembali tunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui panen jagung dan telur ayam di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Selasa (2/6). Kali ini, Lapas Kuningan berhasil memanen jagung sebanyak kurang lebih 100 kilogram atau setara satu kuintal. Selain itu, peternakan ayam petelur yang dikelola di lingkungan SAE juga menghasilkan sekitar 210 hingga 220 butir telur per hari dari total 239 ekor ayam petelur yang dipelihara.
Kepala Lapas Kuningan, Sukarno Ali, menyampaikan kegiatan ini tidak hanya bertujuan mendukung kebutuhan bahan makanan di Lapas, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran yang memberikan keterampilan praktis bagi Warga Binaan di bidang pertanian dan peternakan. “Melalui program ketahanan pangan ini, Warga Binaan dibekali pengetahuan dan pengalaman kerja yang menjadi bekal positif saat kembali ke tengah masyarakat. Selain itu, hasil yang diperoleh juga memberikan manfaat nyata dalam mendukung kebutuhan pangan di lingkungan Lapas,” ujarnya.
Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Rizki M. Siregar, menambahkan keberhasilan panen jagung dan produksi telur ayam merupakan hasil dari pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan Warga Binaan secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan. “Program ketahanan pangan ini tidak hanya berfokus pada hasil panen, tetapi juga pada proses pembelajaran bagi Warga Binaan. Mereka dilatih mulai dari perawatan tanaman, pemeliharaan ternak, hingga pengelolaan hasil produksi. Harapannya, keterampilan yang diperoleh menjadi bekal usaha dan sumber penghidupan bermanfaat setelah mereka kembali ke masyarakat,” harapnya
Kegiatan ini merupakan implementasi Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di bidang ketahanan pangan dan upaya pembinaan keterampilan bagi Warga Binaan. Ke depan, Lapas Kuningan berkomitmen untuk terus melakukan pemeliharaan serta pengembangan sarana pertanian dan peternakan guna meningkatkan produktivitas hasil panen sekaligus memperkuat keberlanjutan program ketahanan pangan sebagai pembinaan Warga Binaan yang bermanfaat dan berdaya guna. (IR)
Kontributor: Lapas Kuningan
What's Your Reaction?


