Panjatkan Doa untuk Keselamatan Pascagempa, Rutan Poso Gelar Salat Duha Bersama

Panjatkan Doa untuk Keselamatan Pascagempa, Rutan Poso Gelar Salat Duha Bersama

Poso, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Poso gelar salat Duha dan doa bersama yang diikuti petugas, anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP), serta Warga Binaan beragama Islam, Rabu (17/6). Kegiatan tersebut menjadi sarana pembinaan spiritual sekaligus momentum refleksi pascagempa bumi guncang Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6) yang turut dirasakan di wilayah Poso.

Bertempat di Musala Ash-Shobirin Rutan Poso, kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Duha berjamaah dan dilanjutkan dengan doa bersama. Seluruh peserta ikuti rangkaian kegiatan dengan khidmat sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk memohon perlindungan, keselamatan, serta ketabahan bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Selain menjadi wadah untuk memanjatkan doa, kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang rutin dilaksanakan guna menanamkan nilai-nilai keimanan, introspeksi diri, dan kepedulian sosial kepada Warga Binaan.

Kepala Rutan Poso, Nasir, mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memperkuat keimanan dan ketenangan batin bagi petugas maupun Warga Binaan setelah terjadinya gempa yang dirasakan di sejumlah wilayah Sulawesi Tengah, termasuk Kabupaten Poso.

"Gempa yang terjadi menjadi pengingat bagi kita untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah Swt. serta mengambil hikmah dari setiap peristiwa yang terjadi. Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh peserta dapat memperkuat keimanan, menjaga semangat kebersamaan, dan terus menebarkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari," ujar Nasir.

Ia menambahkan bahwa penguatan aspek spiritual menjadi salah satu bagian penting dalam proses pembinaan, karena dapat membantu membangun ketenangan, optimisme, dan ketangguhan dalam menghadapi berbagai situasi kehidupan.

Sementara itu, salah seorang Warga Binaan, HB, mengaku kegiatan tersebut memberikan ketenangan dan motivasi selama menjalani masa pembinaan.

"Ketika gempa terjadi kami sangat takut, tetapi setelah salat Duha dan doa bersama ini kami merasa lebih tenang. Kegiatan seperti ini mengajarkan kami untuk lebih bersyukur, bersabar, dan terus memperbaiki diri agar menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya," ungkap HB.

Selain mendoakan masyarakat yang terdampak gempa, peserta juga memanjatkan doa bagi jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, serta seluruh insan Pemasyarakatan agar senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. (afn)

 

Kontributor: Humas Rutan Poso

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0