Pastikan Kualitas Makanan Warga Binaan, Kalapas Atambua Tinjau Dapur Lapas

Pastikan Kualitas Makanan Warga Binaan, Kalapas Atambua Tinjau Dapur Lapas

Atambua, INFO_PAS – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Atambua, Antonio Da Costa, turun langsung tinjau dapur Lapas untuk pastikan kualitas makanan bagi 216 Warga Binaan tetap terjaga, Kamis (4/6). Peninjauan dilakukan sebagai bagian dari pengawasan rutin terhadap pemenuhan hak dasar Warga Binaan, khususnya layanan makanan yang layak, sehat, dan bergizi.

Dalam kegiatan tersebut, Antonio periksa sejumlah aspek, mulai dari kebersihan area dapur, kualitas bahan makanan, sarana pengolahan, hingga proses penyajian makanan kepada Warga Binaan. Ia juga pastikan menu yang disajikan telah sesuai dengan siklus menu yang ditetapkan.

“Selain kebersihan dapur, kami juga memastikan menu yang disajikan sesuai dengan siklus yang berlaku, yaitu menu hari ke-5. Takaran nasi, variasi lauk, hingga kualitas sayuran harus memenuhi standar yang telah ditetapkan agar kebutuhan gizi Warga Binaan tetap terpenuhi,” ujar Antonio.

Menurutnya, pemenuhan hak atas makanan yang layak merupakan bagian penting dari pelayanan Pemasyarakatan yang tidak boleh diabaikan dalam kondisi apa pun.

Antonio mengakui Lapas Atambua saat ini menampung 216 Warga Binaan, melebihi kapasitas ideal sebanyak 168 orang. Namun, kondisi tersebut tidak boleh memengaruhi kualitas layanan yang diberikan.

“Keterbatasan kapasitas hunian tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan. Seluruh Warga Binaan harus tetap mendapatkan makanan yang bersih, sehat, dan layak konsumsi. Karena itu, saya meminta petugas dapur bekerja secara optimal agar kebutuhan gizi seluruh penghuni tetap terpenuhi,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Subseksi Perawatan, Yosef Siga, menjelaskan proses pengolahan makanan di dapur dilakukan dengan pengawasan ketat. Sebanyak 13 Warga Binaan yang bertugas sebagai juru masak selalu didampingi petugas piket dapur selama menjalankan aktivitasnya.

“Petugas melakukan pengawasan sejak tahap persiapan bahan hingga makanan siap didistribusikan. Pengawasan ini penting untuk menjaga kualitas, kebersihan, dan konsistensi makanan yang diberikan kepada Warga Binaan,” jelas Yosef.

Kualitas makanan yang disajikan juga mendapat apresiasi dari Warga Binaan. LM misalnya, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan pihak Lapas terhadap kebutuhan dasar penghuni.

“Kami bersyukur makanan selalu disajikan tepat waktu, bersih, dan menunya cukup beragam. Perhatian petugas terhadap kualitas makanan membuat kami merasa diperhatikan selama menjalani masa pembinaan,” ungkapnya.

Selain mendukung kesehatan penghuni, kualitas layanan makanan yang baik juga menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan suasana Lapas yang aman, tertib, dan kondusif sehingga Warga Binaan dapat mengikuti program pembinaan dengan lebih baik. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Atambua

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0