Sentuhan Rohani di Lapas Tual, Bimbing Warga Binaan Katolik Menuju Tobat dan Harapan Baru
Langgur, INFO_PAS — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual gelar program pembinaan iman berkala khusus bagi Warga Binaan Katolik, Selasa (4/8). Kegiatan keagamaan yang bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Maluku Tenggara ini dirancang sebagai wadah refleksi diri dan pemulihan mental bagi para Warga Binaan selama menjalani masa pidana.
Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas, Keneth Huwae, menjelaskan pembinaan rohani Katolik berdampak besar pada perilaku Warga Binaan sehari-hari. Pendekatan spiritual terbukti efektif menekan tingkat stres dan kecemasan di dalam blok hunian.
“Warga Binaan yang aktif beribadah cenderung menunjukkan sikap yang lebih tenang, santun, dan patuh pada aturan, sehingga sangat membantu menjaga stabilitas keamanan Lapas,” ujar Keneth.
Penyuluh Agama Katolik dari Kemenag Kabupaten Maluku Tenggara, Patriks Kia, mengungkapkan fokus bimbingan kali ini adalah pendalaman kitab suci pentingnya sakramen tobat, dan pengampunan. “Melalui pendekatan yang menyentuh hati, para Warga Binaan diajak untuk menyadari kesalahan masa lalu tanpa harus kehilangan harapan. Pembinaan ini diharapkan membakar semangat mereka untuk memulai hidup baru yang selaras dengan nilai-nilai Kristiani,” harapnya.
Seorang Warga Binaan Katolik, Alex, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas kehadiran para penyuluh agama di tengah mereka. Ia merasa ibadah rutin ini menjadi kekuatan utama untuk bertahan dan merenungkan arti pertobatan sejati.
“Melalui doa dan bimbingan yang diterima, kami merasa lebih damai dan siap menjadi pribadi yang lebih baik bagi keluarga dan masyarakat saat bebas nanti,” ungkap Alex. (IR)
Kontributor: Lapas Tual
What's Your Reaction?


