Pelantikan ASN Pemasyarakatan Kalsel, Emban Amanah dan Tanggung Jawab Penuh Integritas
Martapura, INFO_PAS – Sebanyak 91 Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) di lingkungan Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Selatam resmi dilantik menjadi ASN, Sabtu (5/9). Bertempat Aula Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Martapura, proses tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan, Erwedi Supriyatno.
Erwedi menyampaikan pelantikan tersebut bukan sekadar perubahan status dari CASN menjadi ASN, tetapi menjadi titik awal tanggung jawab yang lebih besar dalam menjalankan amanah sebagai aparatur negara. “Menjadi ASN, berarti Saudara telah mendapatkan kepercayaan negara. Kepercayaan tersebut harus Saudara jawab dengan kinerja dan pengabdian. Jangan hanya berpikir tentang apa yang akan Saudara dapatkan dari menjadi ASN. Mulailah berpikir tentang apa yang bisa Saudara berikan kepada organisasi, masyarakat, dan negara,” tegasnya.
Menurut Erwedi, para ASN yang baru dilantik telah memiliki pengalaman selama menjalani masa CASN dan mengenal secara langsung dinamika pelaksanaan tugas di lingkungan Pemasyarakatan. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal untuk terus belajar, meningkatkan kemampuan, sekaligus menjaga integritas dalam menjalankan tugas.
Erwedi juga mengingatkan agar para ASN senantiasa menjaga kejujuran, disiplin, etika, dan menjalankan tugas sesuai aturan. Terlebih, petugas Pemasyarakatan berhadapan dengan beragam karakter manusia dan situasi yang memiliki tantangan tersendiri. Karena itu, setiap tugas perlu dilaksanakan dengan akal sehat, mengikuti prosedur, dan tetap mengedepankan nilai kemanusiaan.
“Jadilah petugas yang kehadirannya memberikan manfaat. Jadilah rekan kerja yang dapat dipercaya. Jadilah petugas Pemasyarakatan yang mampu menjaga keamanan, memberikan pelayanan yang baik, dan tetap menjunjung tinggi nilai kemanusiaan,” pesan Erwedi.

Sebagai tuan tumah, lima petugas LPKA Martapura yang resmi dilantik, yaitu Muhammad Hifni, Victoria Dina Sutijono Kinasih, Akhmad Maulana, Keysha Naja, dan Hairul. Kelimanya bertugas sebagai Petugas/Anggota Jaga yang memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan pengamanan, ketertiban, dan keberlangsungan proses pembinaan Anak Binaan.
Kepala LPKA Martapura, Dwi Hartono, menyampaikan ucapan selamat kepada kelima petugasyang telah resmi dilantik sebagai ASN. Ia berharap perubahan status tersebut makin memperkuat semangat pengabdian dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas di lingkungan LPKA Martapura.
“Jadikan momentum ini sebagai penguat komitmen untuk bekerja dengan disiplin, berintegritas, dan memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi,” pesan Dwi.

Pada kesempatan itu, sejumlah petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru dilantik dan diambil sumpah sebagai ASN. Suasana penuh khidmat dan rasa bangga mewarnai prosesi yang menjadi tonggak awal pengabdian mereka sebagai janji setia kepada negara serta komitmen untuk menjalankan tugas dan fungsi Pemasyarakatan secara profesional, berintegritas, dan penuh tanggung jawab.
Kepala Lapas (Kalapas) Kotabaru, Imam Sapto Riadi, melalui Kepala Subbagian Tata Usaha, Gusti Setra Dharma, turut memberikan perhatian khusus dengan menyampaikan ucapan selamat dan apresiasinya kepada para petugas yang baru saja resmi dilantik sebagai ASN. “Momentum ini merupakan langkah awal dari pengabdian yang sesungguhnya. Pegang teguh nilai-nilai BerAKHLAK, jaga integritas, dan berikan kinerja terbaik bagi organisasi di mana pun kalian bertugas,” pintanya.
Salah satu petugas yang baru dilantik, Ganda, bersyukur dan terharu atas momen bersejarah dalam perjalanan karirnya tersebut. “Kami bertekad untuk selalu menjaga amanah, bekerja disiplin, dan terus bersinergi dalam memajukan Pemasyarakatan, khususnya bagi Lapas Kotabaru,” janjinya.

Sementara itu, delapan CASN Lapas Narkotika Karang Intan turut resmi dilantik dan diambil sumpahnya sebagai ASN. Setelah resmi menjadi ASN, mereka siap melanjutkan pengabdian dengan tanggung jawab yang lebih besar serta menjalankan tugas Pemasyarakatan secara berintegritas, disiplin, dan profesional.
Kalapas Narkotika Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menyampaikan apresiasi atas pelantikan delapan CASN menjadi ASN. Ia berharap status baru tersebut mendorong para petugas untuk makin bertanggung jawab dalam menjalankan tugas dan memberikan kontribusi terbaik bagi Lapas.
“Saya berharap mereka menjaga integritas, meningkatkan disiplin, terus mengembangkan kompetensi, dan menjalankan setiap tugas dengan penuh tanggung jawab. Jadikan status baru ini sebagai motivasi untuk memberikan kontribusi terbaik dalam mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan di Lapas,” pesan Yugo.

Bagi 12 ASN Lapas Banjarmasin, pelantikan tersebut juga menjadi titik awal untuk meningkatkan kualitas pengabdian serta memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi dan pelayanan Pemasyarakatan. Status baru tersebut diharapkan menjadi pemacu untuk meningkatkan tanggung jawab, kompetensi, dan komitmen dalam melaksanakan tugas.
Kalapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh petugas yang telah resmi dilantik. “Ini adalah amanah sekaligus tanggung jawab yang harus dijaga. Jadikan momentum ini sebagai awal untuk bekerja lebih baik, terus belajar, menjaga integritas, dan memberikan kontribusi positif bagi organisasi,” ujarnya.
Akhmad juga mendorong para ASN yang baru dilantik untuk tidak berhenti mengembangkan diri serta menjadikan setiap tugas sebagai ruang untuk belajar dan memberikan pelayanan terbaik. “Jangan merasa cukup setelah menjadi ASN. Terus belajar, tingkatkan kemampuan, jaga sikap, dan tunjukkan kalian layak mendapatkan amanah ini. Bangun reputasi yang baik sejak sekarang dan jadilah bagian dari perubahan positif di lingkungan Pemasyarakatan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Rumah Tahanan Negara (Karutan) Barabai, Nanang Badruzzaman, turut menyampaikan apresiasi kepada enam petugasnya yang telah mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah/janji ASN. “Pelantikan ini menjadi awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Saya berharap kalian menjaga amanah yang telah diberikan, bekerja dengan penuh integritas, disiplin, dan profesional. Jadikan sumpah yang telah diucapkan sebagai pedoman dalam menjalankan tugas serta terus tingkatkan kompetensi dan kualitas pelayanan,” tutur Karutan.
Salah satu petugas Rutan Barabai, Noor Afifah, turut menyampaikan rasa syukur atas pelantikan dan pengambilan sumpah/janji sebagai ASN. Bukan hanya sebuah pencapaian, ini juga amanah dan tanggung jawab untuk memberikan pengabdian yang lebih baik.
“Ke depan, saya berkomitmen untuk terus belajar, meningkatkan kemampuan, menjaga integritas, dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” ungkap Noor.

Sebelumnya, enam Warga Binaan Lapas Perempuan Martapura turut memeriahkan pelantikan dan pengambilan sumpah/janji ASN dengan menampilkan Tari Kreasi Paris Barantai. Penampilan tersebut menjadi pembinaan kepribadian sekaligus wadah bagi Warga Binaan untuk mengembangkan bakat, kreativitas, dan kepercayaan diri.
Kalapas Perempuan Martapura, Evi Loliancy, mengapresiasi keterlibatan Warga Binaan dalam kegiatan tersebut. Kesempatan tampil dalam berbagai kegiatan menjadi sarana untuk meningkatkan kepercayaan diri sekaligus mengasah keterampilan Warga Binaan.
“Kami sangat mengapresiasi semangat Warga Binaan yang terus mengembangkan bakat dan kreativitasnya. Melalui kegiatan seperti ini, mereka menunjukkan kemampuan, membangun kepercayaan diri, sekaligus melestarikan budaya daerah,” ujar Evi.
Salah satu Warga Binaan insial N bangga dapat berpartisipasi dalam memeriahkan pelantikan tersebut. Kesempatan tampil menjadi pengalaman berharga dan motivasi untuk terus mengikuti kegiatan pembinaan.
“Ini menjadi pengalaman berharga bagi saya dan teman-teman. Semoga kami bisa terus mengembangkan kemampuan melalui kegiatan pembinaan di Lapas,” harap N.
Kontributor: Pemasyarakatan Kalsel
What's Your Reaction?


