Pembinaan Kemandirian Berbasis Potensi Lokal, Warga Binaan Lapas Bandanaira Produksi Sirup Pala
Banda Naira, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira terus dorong pembinaan kemandirian Warga Binaan melalui kegiatan produktif berbasis potensi lokal. Kali ini, Lapas Bandanaira gelar pelatihan pembuatan sirup pala dengan melibatkan peserta magang, Rabu (7/1).
Kegiatan pelatihan dipandu oleh peserta magang dan berada di bawah pengawasan Staf Pembinaan, Dean Chennjiro Vernandito Pattiruhu. Warga Binaan tampak antusias mengikuti setiap tahapan, mulai dari pemilihan bahan, pencucian, hingga proses pengupasan buah pala.
Kepala Subseksi Pembinaan, Rustam Kasoor, menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang untuk membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang aplikatif dan bernilai ekonomi.
“Kami ingin Warga Binaan memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah bebas, baik untuk bekerja maupun berwirausaha. Kegiatan ini menjadi salah satu sarana untuk menumbuhkan sikap produktif dan mandiri,” ujar Rustam.
Salah satu peserta magang, Novi Aryanti Arif, menjelaskan bahwa metode pembuatan sirup pala disusun secara sederhana agar mudah dipahami dan langsung dipraktikkan oleh Warga Binaan.
“Prosesnya relatif mudah dan bisa langsung dipraktikkan. Warga Binaan sangat kooperatif dan mengikuti kegiatan dengan semangat,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa pemilihan pala sebagai bahan utama didasarkan pada potensi lokal Banda Naira yang melimpah, namun belum dimanfaatkan secara optimal sebagai produk olahan bernilai ekonomi.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Lapas Bandanaira, Amier Azan, mengapresiasi kontribusi peserta magang dalam mendukung pelaksanaan pembinaan kemandirian.
“Kehadiran peserta magang memberi warna positif dalam pembinaan. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa pembinaan Warga Binaan merupakan tanggung jawab bersama dan dapat dilakukan secara kreatif serta bermanfaat,” ujarnya.
Melalui sinergi antara petugas dan peserta magang, Lapas Bandanaira terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian sebagai bekal reintegrasi sosial Warga Binaan agar mampu kembali berperan positif di masyarakat. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Bandanaira
What's Your Reaction?


