Pembinaan Produktif, Lapas Pangkalpinang Kembangkan Kemandirian Pangan

Pembinaan Produktif, Lapas Pangkalpinang Kembangkan Kemandirian Pangan

Pangkalpinang, INFO_PAS - Program Kemandirian Pangan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang tidak berhenti pada panen semata. Sejak awal tahun 2026, Lapas Pangkalpinang menggerakkan pembinaan produktif melalui penanaman berbagai komoditas sayuran sebagai sarana melatih keterampilan kerja dan membangun kemandirian Warga Binaan.

Kegiatan penanaman benih dilaksanakan di Area Pembinaan Kemandirian bidang pertanian pada Senin (5/1), dengan melibatkan Warga Binaan secara langsung. Sejumlah komoditas seperti sawi, pakcoy, kangkung, mentimun, kacang panjang, dan terong ungu ditanam sebagai bagian dari pembelajaran bertani yang berkelanjutan.

Kepala Lapas Pangkalpinang, Sugeng Indrawan, menegaskan bahwa kemandirian pangan menjadi media pembinaan yang menekankan proses, bukan sekadar hasil.

“Yang kami bangun bukan hanya hasil panen, tetapi sikap kerja, tanggung jawab, dan keterampilan. Program ini menjadi bagian dari implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan tahun 2026 yang kami jalankan sejak awal tahun,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembinaan kemandirian pangan diarahkan agar Warga Binaan memiliki bekal keterampilan yang realistis dan aplikatif setelah selesai menjalani masa pidana.

Senada dengan itu, Edi Ariansyah, selaku petugas pengawas kegiatan, menjelaskan bahwa seluruh tahapan penanaman dilakukan dengan pendampingan dan pengawasan rutin.

“Mulai dari pengolahan lahan, penanaman, hingga perawatan tanaman, semuanya dilakukan bersama. Selain belajar bertani, Warga Binaan juga dilatih bekerja sama, disiplin, dan bertanggung jawab,” jelasnya.

Manfaat program ini dirasakan langsung oleh Warga Binaan. Salah seorang Warga Binaan, A, mengaku memperoleh pengalaman baru yang membuka peluang kemandirian setelah bebas.

“Kami belajar bertani dari nol. Harapannya, ilmu ini bisa jadi modal untuk membuka usaha kecil berbasis sayuran setelah kembali ke masyarakat,” tuturnya.

Ke depan, Lapas Pangkalpinang menargetkan pengembangan program kemandirian pangan melalui optimalisasi lahan, penambahan komoditas, serta penguatan UMKM Warga Binaan sebagai implementasi poin kedelapan Program Aksi Kemenimipas tentang kemandirian pangan. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Pangkalpinang

What's Your Reaction?

like
1
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0