Pendidikan Kesetaraan Bekali Warga Binaan Lapas Narkotika Karang Intan dengan Pengetahuan dan Keterampilan

Pendidikan Kesetaraan Bekali Warga Binaan Lapas Narkotika Karang Intan dengan Pengetahuan dan Keterampilan

Karang Intan, INFO_PAS Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus selenggarakan program pendidikan kesetaraan Paket B dan Paket C sebagai pembinaan bagi Warga Binaan. Program yang berlangsung di ruang belajar Lapas Narkotika Karang Intan ini menjadi wujud komitmen dalam memenuhi hak pendidikan Warga Binaan sekaligus membekali mereka dengan pengetahuan, karakter, dan keterampilan sebagai bekal untuk kembali menjalani kehidupan yang lebih baik di tengah asyarakat.

Pada Selasa (28/7), program pendidikan tersebut terlaksana melalui kerja sama dengan PKBM Annisa Kecamatan Karang Intan dengan melibatkan petugas Lapas Narkotika K Karang Intan sebagai tutor sekaligus perpanjangan tangan PKBM dalam proses pembelajaran. Sebanyak 18 Warga Binaan mengikuti program Paket B, sedangkan 16 Warga Binaan mengikuti program Paket C. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan antusias sebagai bentuk komitmen untuk terus meningkatkan kualitas diri selama menjalani masa pembinaan.

Dalam pembelajaran kali ini, peserta program pendidikan kesetaraan Paket B menerima materi Seni Budaya, Sejarah, dan Muatan Lokal, sedangkan peserta Paket C mengikuti pembelajaran Muatan Lokal. Penyampaian materi tersebut bertujuan meningkatkan wawasan Warga Binaan mengenai budaya, sejarah, dan potensi dan nilai-nilai lokal yang berkembang di masyarakat sebagai pembentukan karakter dan bekal reintegrasi sosial.

Tutor Paket C mata pelajaran Muatan Lokal, Rahmat Fahroni, menjelaskan materi yang diberikan menjadi sarana untuk mengenalkan potensi daerah dan nilai-nilai kehidupan yang tumbuh di tengah masyarakat. "Muatan Lokal tidak hanya mengenalkan budaya daerah, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Nilai-nilai tersebut penting dimiliki sebagai bekal ketika Warga Binaan kembali berinteraksi dengan masyarakat," jelasnya.

Seluruh proses pembelajaran berlangsung secara interaktif. Para tutor tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga mengajak peserta berdiskusi, bertukar pengalaman, serta menyampaikan pendapat sehingga tercipta suasana belajar yang aktif dan komunikatif. Melalui pendekatan tersebut, Warga Binaan didorong untuk meningkatkan kemampuan akademik, memperluas wawasan, sekaligus membangun kepercayaan diri sebagai bekal menghadapi kehidupan setelah selesai menjalani masa pidana.

Salah seorang Warga Binaan berinisial AK bersyukur dapat mengikuti pembelajaran selama menjalani masa pembinaan di Lapas. "Setiap pertemuan menambah wawasan dan membuat saya lebih percaya diri. Saya ingin memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin agar memiliki bekal ketika kembali ke keluarga dan masyarakat," ungkapnya.

Melalui sinergi bersama PKBM Annisa Kecamatan Karang Intan, pihak Lapas terus memastikan Warga Binaan memperoleh akses pendidikan yang layak sebagai bekal untuk membangun masa depan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.

 

 

Kontributor: LPN Karang Intan

What's Your Reaction?

like
1
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0