Penuhi Hak Spiritual, Warga Binaan Kristen Lapas Palu Rutin Jalani Ibadah Minggu
Palu, INFO_PAS - Warga Binaan Kristen di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palu jalani ibadah Minggu di Gereja Kalvari, Minggu (17/5) pagi. Pembinaan kerohanian tersebut berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh khidmat sebagai program pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan
Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik, Meliana, menyampaikan pihaknya terus berkomitmen memberikan pelayanan dan pembinaan kepada seluruh Warga Binaan sesuai peraturan perundang-undangan dan pemenuhan hak-hak Warga Binaan tanpa membedakan latar belakang agama maupun kepercayaan. “Dari pembinaan keagamaan, kami berupaya membentuk mental dan karakter Warga Binaan agar menjadi pribadi yang lebih baik. Kami juga terus menjalin kerja sama dengan tokoh agama dan rumah ibadah di Kota Palu guna mendukung pembinaan mental dan spiritual Warga Binaan agar berjalan berkesinambungan,” ujarnya.
Suasana ibadah berlangsung penuh kekhusyukan. Para Warga Binaan khusyuk mengikuti setiap rangkaian ibadah mulai dari pujian dan penyembahan, doa bersama, pembacaan firman tuhan, hingga mendengarkan khutbah oleh Pendeta Novanda dari Gereja GKST Imanuel Palu. Kehadiran pelayanan gereja dari luar Lapas memberikan semangat dan motivasi tersendiri bagi Warga Binaan dalam menjalani kehidupan sehari-hari selama masa pidana.
Salah satu Warga Binaan, Anto, mengatakan lewat ibadah Minggu ini, ia belajar untuk memperbaiki perilaku, menumbuhkan sikap positif dalam kehidupan sehari-hari, serta memperkuat mental dan spiritual selama menjalani masa pembinaan. “Kegiatan ini membantu kami membentuk karakter yang lebih baik agar nantinya kembali ke masyarakat dengan pribadi yang lebih bertanggung jawab,” ungkapnya.
Ibadah Minggu merupakan salah satu bentuk pembinaan kerohanian yang rutin dilaksanakan Lapas Palu sebagai upaya membentuk karakter dan meningkatkan kesadaran spiritual Warga Binaan. Diharapkan pembinaan keagamaan ini menjadi wadah bagi Warga Binaan untuk menjalani masa pembinaan dengan lebih baik, memiliki bekal mental dan spiritual yang kuat, serta siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih positif dan bertanggung jawab. (IR)
Kontributor: Lapas Palu
What's Your Reaction?


