Perkuat Budaya Baca, Lapas Perempuan Ambon Terima 200 Buku dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Maluku
Ambon, INFO_PAS – Semangat bangun budaya literasi di lingkungan Pemasyarakatan terus diperkuat Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Ambon melalui sinergi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Maluku, Rabu (6/5). Hal ini ditandai dengan penyerahan 200 buku untuk perpustakaan “Lentera Literasi Beta Puan”.
Kegiatan diawali dengan penandatanganan berita acara serah terima antara Kepala Lapas Perempuan Ambon dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Maluku sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperluas akses literasi bagi Warga Binaan.
Buku-buku tersebut terdiri dari berbagai kategori, mulai dari pengetahuan umum, keterampilan, kesehatan, hingga keagamaan. Koleksi tersebut diharapkan dapat menambah wawasan, membentuk pola pikir positif, serta mendukung peningkatan kualitas diri Warga Binaan selama menjalani pembinaan.
Menariknya, bantuan buku ini merupakan bagian dari program pinjam pakai, sehingga koleksi perpustakaan akan diperbarui secara berkala setiap tiga bulan sekali agar Warga Binaan terus mendapatkan bahan bacaan yang variatif dan relevan.
Kepala Lapas Perempuan Ambon, Hesta van Harling, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan dan menegaskan pentingnya peran literasi dalam proses pembinaan.
“Buku merupakan jendela ilmu yang sangat penting dalam proses pembinaan. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Warga Binaan untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan mereka,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Maluku, Husen, menyampaikan bahwa program ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama yang telah dibangun sebelumnya.
“Melalui program pinjam pakai buku ini, kami berharap Warga Binaan dapat lebih mudah mengakses bahan bacaan dan meningkatkan minat baca mereka,” ungkapnya.
CPNS Lapas Perempuan Ambon, Nur Azizah Meisya, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari aktualisasi yang memberikan dampak langsung bagi Warga Binaan.
“Melalui kegiatan ini, kami berupaya menghadirkan inovasi yang mendukung peningkatan minat baca dan pembinaan berbasis literasi. Kami berharap program ini dapat terus berkelanjutan,” ujarnya.
Salah satu Warga Binaan, A, turut mengungkapkan antusiasmenya terhadap bantuan buku tersebut. “Kami sangat senang dengan adanya buku-buku ini. Selain menambah pengetahuan, kami juga bisa mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat,” tuturnya.
Lapas Perempuan Ambon terus memperkuat program pembinaan berbasis literasi guna membentuk Warga Binaan yang lebih berpengetahuan, mandiri, dan siap kembali berkontribusi positif di masyarakat. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Perempuan Ambon
What's Your Reaction?


