Perkuat Deteksi Dini P4GN, Lapas Banjarmasin Pererat Sinergi dengan BNN Kota
Banjarmasin, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin lakukan kunjungan koordinasi ke Badan Narkotika Nasional Kota Banjarmasin, Kamis (12/2), guna mengintensifkan deteksi dini pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika (P4GN). Hal ini sebagai bagian dari upaya menjaga Lapas tetap bersih dari peredaran narkotika.
Kunjungan tersebut diwakili Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik (Binadik), Gilang Wisnuwardhana, bersama Kepala Subseksi Keamanan, Candra Budi Pustiko Mulyo. Rombongan diterima langsung Kepala Subbagian Umum BNN Kota Banjarmasin, Susanti.
Pertemuan membahas penguatan sinergi dalam pelaksanaan tes urine berkala, pertukaran informasi strategis, serta pola pengawasan terpadu untuk meminimalisir potensi peredaran gelap narkotika di dalam Lapas.
Gilang Wisnuwardhana menegaskan bahwa keberhasilan pembinaan sangat bergantung pada lingkungan yang kondusif dan bebas narkoba.
“Pembinaan yang berjalan baik harus didukung lingkungan yang bersih dari narkotika. Sinergi ini penting agar Warga Binaan dapat menjalani program pembinaan secara optimal, fokus memperbaiki diri, dan tidak terpapar pengaruh negatif,” ujarnya.
Sementara itu, Candra Budi Pustiko Mulyo menekankan bahwa aspek keamanan dan ketertiban menjadi prioritas utama dalam mendukung proses pembinaan.
“Deteksi dini merupakan langkah strategis untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban. Dengan koordinasi yang kuat, potensi gangguan dapat diantisipasi sejak awal sehingga situasi Lapas tetap aman dan kondusif,” tegasnya.
Di sisi lain, Susanti menyampaikan dukungan penuh BNN Kota Banjarmasin terhadap langkah preventif yang dilakukan jajaran Pemasyarakatan.
“Kami siap mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di lingkungan Pemasyarakatan. Sinergi ini penting agar langkah yang diambil benar-benar berdampak nyata,” ungkapnya.
Secara terpisah, Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menyatakan bahwa penguatan koordinasi dengan BNN merupakan bagian dari komitmen institusi dalam menjaga integritas dan stabilitas keamanan Lapas.
“Keamanan dan ketertiban adalah fondasi utama pembinaan. Melalui deteksi dini dan kolaborasi yang solid, kami memastikan Lapas Banjarmasin tetap bersih dari narkoba serta mendukung proses pembinaan berjalan maksimal,” tegasnya.
Sinergi ini menjadi langkah berkelanjutan dalam memperkuat sistem pengawasan sekaligus memastikan program pembinaan berlangsung dalam lingkungan yang aman, tertib, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Banjarmasin
What's Your Reaction?


