Perkuat Iman, Warga Binaan Kristen Lapas Tual Khusyuk Jalani Bimbingan Rohani
Langgur, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual terus berkomitmen berikan hak pelayanan rohani secara optimal kepada seluruh Warga Binaan, salah satunya melalui bimbingan spiritual sebagai pembinaan mental bagi Warga Binaan Kristen, Selasa (19/5). pembinaan kepribadian berbasis keagamaan ini merupakan salah satu fokus utama jajaran Pemasyarakatan dan wajib diberikan secara merata demi mendukung pemulihan perilaku para Warga Binaan.
Kepala Subseksi Registrasi, Francesco Fanulene, memastikan setiap Warga Binaan mendapatkan hak mereka untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada tuhan. “Melalui bimbingan rohani yang intensif ini, kami berharap ada perubahan perilaku yang signifikan. Iman yang kuat akan menjadi fondasi utama bagi mereka agar tidak lagi mengulangi kesalahan di masa lalu," ujarnya.
Dalam pelaksanaan program ini, Lapas Tual bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tual. Hadir sebagai fasilitator utama adalah Penyuluh Agama Kristen dari Kemenag Kota Tual, Jorgen Daskota, yang secara rutin membawakan siraman rohani dan penguatan iman. Ia menyampaikan materi bimbingan difokuskan pada pengampunan, harapan baru, dan pertobatan yang sungguh-sungguh.
"Tugas kami di sini adalah menaburkan benih firman tuhan yang menguatkan. Kami melihat ada kerinduan yang besar di hati para Warga Binaan Kristen untuk berubah. Kkami membimbing mereka agar mampu mengampuni diri sendiri, menerima kenyataan, dan membangun karakter yang takut akan tuhan," jelasnya.
Antusiasme sangat dirasakan opara peserta bimbingan. Petu, salah seorang Warga Binaan Kristen sangat bersyukur atas adanya perhatian dan fasilitas ibadah yang diberikan pihak Lapas dan Kemenag.
"Kegiatan ini sangat berarti bagi kami di sini. Saat mendengar firman tuhan, kami merasa dikuatkan dan mendapatkan kedamaian hati yang luar biasa. Ini menjadi modal utama kami untuk sabar menjalani sisa masa pidana dan berjanji akan menjadi pribadi yang lebih baik dan berguna bagi keluarga dan masyarakat saat bebas nanti," ungkap Petu.
Program bimbingan rohani ini diharapkan terus berjalan secara konsisten guna menciptakan lingkungan Lapas Tual yang aman, harmonis, dan berbasis pada nilai-nilai religius. (IR)
Kontributor: Lapas Tual
What's Your Reaction?


