Perkuat Karakter, Lapas Tolitoli Fasilitasi Warga Binaan Belajar PKn dan Keagamaan

Perkuat Karakter, Lapas Tolitoli Fasilitasi Warga Binaan Belajar PKn dan Keagamaan

Tolitoli, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli gelar kegiatan belajar mengajar bagi Warga Binaan dengan materi Pendidikan Kewarganegaraan dan keagamaan, Rabu (28/1). Kegiatan pembelajaran tersebut dilaksanakan di Perpustakaan Lapas sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian.

Kegiatan ini diikuti oleh Warga Binaan yang terdaftar dalam program pembelajaran. Materi Pendidikan Kewarganegaraan difokuskan pada pemahaman nilai-nilai Pancasila, mulai dari pengertian, makna, hingga contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu, materi keagamaan membahas Rukun Iman dan Rukun Islam sebagai dasar penguatan nilai spiritual.

Pembelajaran disampaikan oleh Petugas Registrasi Lapas Tolitoli bersama peserta magang, dengan metode interaktif yang mendorong partisipasi aktif warga binaan. Suasana belajar berlangsung kondusif dan mendapat respons positif dari para peserta.

Kepala Lapas Tolitoli, Mansur Yunus Gafur, menyampaikan bahwa kegiatan belajar mengajar ini merupakan bagian penting dari proses pembinaan kepribadian Warga Binaan.

“Pembelajaran ini bertujuan membentuk karakter Warga Binaan agar memiliki pemahaman kebangsaan dan keagamaan yang baik. Harapannya, setelah bebas nanti mereka mampu menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab dan bermanfaat di tengah masyarakat,” ujar Mansur.

Senada dengan itu, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Feldianto, menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak dasar Warga Binaan yang harus terus difasilitasi.

“Kami berupaya menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada keterampilan, tetapi juga membangun mental, moral, serta wawasan kebangsaan. Kegiatan belajar mengajar ini menjadi salah satu bentuk nyata pelayanan Pemasyarakatan,” jelasnya.

Afdal, salah satu peserta magang yang terlibat dalam kegiatan tersebut mengaku bangga dapat berkontribusi langsung dalam proses pembinaan Warga Binaan.

“Kami senang bisa berbagi ilmu dan melihat antusiasme warga binaan dalam mengikuti pelajaran. Semoga materi yang disampaikan dapat bermanfaat bagi kehidupan mereka ke depan,” tuturnya.

Hal serupa disampaikan salah satu Warga Binaan peserta kegiatan, RD, yang mengaku mendapatkan manfaat dari pembelajaran tersebut.

“Kami bersyukur bisa mengikuti pelajaran ini. Materi tentang Pancasila dan agama mengingatkan kami untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan taat aturan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan pembelajaran ini, Lapas Tolitoli berharap minat belajar Warga Binaan terus meningkat sekaligus memperkuat pembinaan kepribadian sebagai bagian dari upaya mewujudkan Pemasyarakatan yang PASTI bermanfaat untuk masyarakat. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Tolitoli

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0