Perkuat Kemandirian Klien, Bapas Amuntai Gandeng PKBM Lathiiful Khabiir Kembangkan Budidaya Jagung
Rantau, INFO_PAS – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Amuntai kembangkan program pembimbingan kemandirian bagi Klien Pemasyarakatan melalui kolaborasi dengan PKBM Lathiiful Khabiir Kabupaten Tapin. Salah satu kegiatan yang dijalankan adalah budidaya jagung, Selasa (9/6), sebagai sarana pembelajaran keterampilan sekaligus dukungan ketahanan pangan bagi Klien yang menjalani pembimbingan di masyarakat.
Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi Klien memperoleh pengalaman praktis di bidang pertanian yang dapat dimanfaatkan sebagai bekal setelah menyelesaikan masa pembimbingan. Selain meningkatkan keterampilan, program ini juga diarahkan untuk menumbuhkan etos kerja, tanggung jawab, dan semangat berusaha secara mandiri.
Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Bapas Amuntai, Timbul Mukti Ali, menjelaskan bahwa pembimbingan kemandirian merupakan bagian penting dalam proses reintegrasi sosial Klien. Melalui kegiatan budidaya jagung, Klien tidak hanya memperoleh pengetahuan teknis pertanian, tetapi juga belajar mengelola waktu, bekerja secara terencana, dan membangun kepercayaan diri.
“Kami ingin Klien memiliki keterampilan yang dapat diterapkan secara nyata sehingga mereka memiliki peluang untuk mandiri secara ekonomi dan berkontribusi positif di lingkungan masyarakat,” ujar Timbul Mukti Ali.
Kepala PKBM Lathiiful Khabiir, Syahdani Apasha, menyampaikan bahwa lembaganya senantiasa berupaya menyediakan berbagai program keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan Warga Binaan maupun masyarakat umum. Menurutnya, keterampilan yang diberikan harus mampu menjawab kebutuhan hidup dan membuka peluang usaha bagi para peserta.
“PKBM Lathiiful Khabiir Tapin berupaya menyediakan berbagai program keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan warga binaan maupun masyarakat pada umumnya, dengan menyesuaikan kemampuan, potensi, dan sumber daya yang tersedia. Diharapkan, mereka yang mengikuti program ini tidak hanya memiliki kemampuan kerja yang lebih baik, tetapi juga mampu menunjukkan sikap yang bertanggung jawab, produktif, dan berintegritas di tengah masyarakat,” jelas Syahdani Apasha.
Klien, Rfn, mengaku bersyukur dapat mengikuti program budidaya jagung yang difasilitasi oleh Bapas Amuntai bersama PKBM Lathiiful Khabiir. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru sekaligus menambah keterampilan yang dapat dimanfaatkan untuk menunjang kehidupan sehari-hari.
“Saya sangat berterima kasih karena diberi kesempatan mengikuti kegiatan budidaya jagung ini. yang baik, saya juga belajar untuk lebih disiplin dan bertanggung jawab. Saya berharap keterampilan yang saya peroleh dapat menjadi bekal untuk mencari penghasilan dan menjalani kehidupan yang lebih baik bersama keluarga setelah menyelesaikan proses pembimbingan,” ungkap Rfn.
Budidaya tanaman jagung dipilih karena memiliki prospek yang baik, mudah dikembangkan, serta relevan dengan kondisi wilayah setempat. Selain memberikan manfaat ekonomi, kegiatan ini juga mendukung pemanfaatan lahan produktif yang dapat menghasilkan nilai tambah bagi peserta program.
Kepala Bapas Amuntai, Subiyanto, mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Bapas Amuntai dan PKBM Lathiiful Khabiir.
“Pembimbingan kemandirian merupakan salah satu langkah penting untuk mempersiapkan Klien kembali menjalankan fungsi sosialnya di tengah masyarakat,” ungkap Subiyanto. (afn)
Kontributor: Humas Bapas Amuntai
What's Your Reaction?


