Perkuat Mutu Layanan Kesehatan, Klinik Lapas Tabanan Jalani Monev oleh Dinkes Tabanan
Tabanan, INFO_PAS – Klinik Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan menerima monitoring dan evaluasi (monev) dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tabanan, Rabu (11/2). Kegiatan ini menegaskan komitmen bersama dalam mengoptimalisasi mutu layanan kesehatan bagi Warga Binaan sebagai fasilitas kesehatan di wilayah Kabupaten Tabanan.
Agenda monev yang dilaksanakan oleh Tim Dinkes dengan Ketua Tim Kerja Rujukan, Yuni Krismayanti, selaku koordinator membahas beberapa hal yakni terkait Tata Kelola Klinik, Perizinan Klinik dan Pelayanan Kesehatan Rujukan (SISRUTE). Selanjutnya, dibahas bersama mengenai kelengkapan dokumen perizinan dan tata kelola klinik yang dipaparkan secara detail.
“Secara umum pelayanan kesehatan kami di Lapas Tabanan telah berjalan dengan baik dan sesuai prosedur,” jelas Dokter Luh Putu Tresnadewi selaku penanggungjawab klinik kepada tim monev.
Pada kesempatan ini, tim monev memberikan masukan atas beberapa dokumen yang masih kurang. Selain itu pada kesempatan ini, tim monev juga menyosialisasikan aplikasi SISRUTE. Namun, Llinik lapas masih mengalami kendala dalam konfigurasi akun yang selanjutnya akan dibantu ditindaklanjuti oleh Dinkes Tabanan.
Mewakili Kepala Lapas Tabanan, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Pidana dan Kegiatan Kerja, Fahktur Rohkman, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan sinergi yang telah terjalin baik selama ini. “Kami mengapresiasi perhatian dan pendampingan dari Dinkes Tabanan. Kolaborasi yang telah berjalan sangat membantu kami dalam menjaga kualitas pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan. Harapan kami, kerja sama ini terus berkesinambungan demi pelayanan yang makin baik,” ujarnya.
Selaku Ketua Tim Kerja Rujukan, Yuni Krismayanti menyampaikan pelayanan kesehatan di Lapas Tabanan secara umum telah berjalan dengan baik dan tertata. Ia juga menilai setiap kendala yang ada telah diidentifikasi serta dicarikan solusi bersama. “Pelayanan kesehatan di Lapas Tabanan sudah sangat baik. Kendala-kendala yang ada juga telah dibahas dan dicarikan langkah penyelesaiannya sehingga tidak menghambat pelayanan kepada Warga Binaan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kualitas layanan kesehatan di Lapas Tabanan makin meningkat, kendala yang ada segera ditindaklanjuti serta pelayanan kepada Warga Binaan tetap berjalan optimal, profesional, dan berkelanjutan. (IR)
Kontributor: Lapas Tabanan
What's Your Reaction?


