Perkuat Pencegahan Narkoba, Bapas Banjarmasin Terima Audiensi BNN Banjarbaru

Perkuat Pencegahan Narkoba, Bapas Banjarmasin Terima Audiensi BNN Banjarbaru

Banjarmasin, INFO_PAS – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Banjarmasin terima audiensi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Banjarbaru, Dr. Arif Wahyu Bibitharta, Senin (26/10). Pertemuan ini jadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan menjajaki kerja sama untuk dukung pembimbingan serta reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan.

Audiensi ini soroti pentingnya pendekatan terpadu dalam pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Upaya pencegahan tidak hanya butuh penegakan hukum, tetapi juga edukasi, pendampingan, dan penguatan kesadaran agar individu mampu menghindari perilaku berisiko. Dalam konteks Pemasyarakatan, sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung pembimbingan sesuai kebutuhan Klien, termasuk dalam membangun pola hidup sehat dan bertanggung jawab.

Kepala Bapas Banjarmasin, Nirhono Jatmokoadi, menyampaikan bahwa kerja sama dengan BNN merupakan langkah strategis untuk memperkuat pelaksanaan tugas Pembimbingan Kemasyarakatan. Menurutnya, keberhasilan pembimbingan tidak hanya diukur dari kepatuhan Klien terhadap kewajiban hukum, tetapi juga dari kemampuan mereka memperbaiki perilaku dan kembali berfungsi secara positif di tengah masyarakat.

“Pencegahan penyalahgunaan narkoba membutuhkan keterlibatan berbagai pihak secara berkelanjutan. Melalui sinergi dengan BNN, kami berharap pembimbingan Klien dapat semakin optimal, khususnya dalam meningkatkan kesadaran, memperkuat ketahanan diri terhadap pengaruh negatif, serta mendukung proses reintegrasi sosial. Kolaborasi ini penting agar Klien memperoleh dukungan yang tepat untuk membangun kehidupan yang lebih baik,” ujar Nirhono.

Kepala Seksi Bimbingan Klien Anak, Fitriyadi Sukma, tekankan bahwa edukasi dan pendampingan penting untuk membangun kesadaran hukum serta mencegah perilaku berisiko. Kolaborasi lintas lembaga juga membuka peluang pengembangan pembimbingan yang lebih komprehensif sesuai kebutuhan Klien dan kewenangan masing-masing institusi.

“Sinergi ini diharapkan tidak berhenti pada koordinasi, tetapi dapat diwujudkan melalui kegiatan konkret dan berkelanjutan. Edukasi, pendampingan, dan penguatan kesadaran perlu berjalan beriringan agar Klien mampu mengambil keputusan yang lebih baik, menjauhi penyalahgunaan narkotika, serta menjalani proses pembimbingan secara optimal,” ungkap Fitriyadi.

Kepala BNN Kota Banjarbaru tekankan pentingnya kerja sama lintas sektor hadapi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. “Kolaborasi antarlembaga diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan sekaligus memperluas dukungan bagi individu yang membutuhkan pendampingan untuk menjalani kehidupan tanpa narkoba,” ujar Arif Wahyu Bibitharta. (afn)

 

Kontributor: Humas Bapas Banjarmasin

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0