Peserta Magang di Lapas Kelas I Tangerang Presentasikan Gagasan untuk Tingkatkan Pelayanan dan Pembinaan
Tangerang, INFO_PAS - Sebagai penutup Program Magang Nasional Batch 2 Kementerian Ketenagakerjaan RI, sebanyak 28 peserta magang yang ditempatkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang memaparkan hasil magang mereka, Kamis (21/5). Bertempat di Aula Lapas Kelas I Tangerang, kegiatan ini menjadi wadah bagi para peserta untuk menyampaikan hasil kerja, pengalaman, dan inovasi yang telah mereka susun selama enam bulan menjalani program magang di lingkungan Pemasyarakatan.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh jajaran struktural Lapas Kelas I Tangerang. Dalam sambutannya, Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, menyampaikan program magang tidak hanya menjadi sarana pembelajaran, tetapi juga ruang bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan dan memberikan kontribusi positif bagi organisasi.
“Selama enam bulan menjalani program magang, para peserta telah menunjukkan semangat belajar dan kemampuan beradaptasi yang baik di lingkungan kerja Pemasyarakatan. Melalui pemaparan ini, kami melihat pengalaman yang diperoleh selama magang mampu dituangkan menjadi rekomendasi inovasi bermanfaat bagi peningkatan pelayanan di Lapas Kelas I Tangerang,” ujar Beni.
Selama menjalani program magang, para peserta terlibat langsung dalam berbagai kegiatan pelayanan, administrasi, pembinaan, hingga program kemandirian Warga Binaan. Pengalaman tersebut dituangkan dalam bentuk laporan dan rekomendasi berdasarkan kondisi yang mereka temui di lapangan sekaligus menjadi evaluasi pemahaman peserta terhadap tugas dan fungsi pada bidang penempatan masing-masing.
Berbagai inovasi yang dipaparkan lahir dari pengalaman peserta selama menjalankan tugas di masing-masing divisi. Dari Divisi Umum dan Keuangan, peserta menghadirkan inovasi “Rancang Bangun Sistem Informasi Distribusi Persediaan Berbasis Web Menggunakan Arsitektur Mobile-First pada Lapas Kelas I Tangerang” untuk membantu pengelolaan persediaan alat kantor secara lebih efektif dan terdata. Sementara itu, Divisi Klinik memaparkan program GERBANG SEHAT atau Gerakan Bersama Membangun Pola Hidup Sehat melalui edukasi pola hidup bersih dan sehat bagi Warga Binaan.
Selain mendukung peningkatan pelayanan bagi petugas, inovasi yang dipaparkan juga diharapkan memberikan manfaat bagi Warga Binaan. Peserta dari Divisi Kemandirian mengembangkan olahan ubi ungu menjadi produk keripik inovatif yang memiliki nilai ekonomi. Adapun Divisi Kepribadian memaparkan Model Pengembangan Mutu Pelayanan dan Pembinaan Warga Binaan untuk mendukung peningkatan kualitas pembinaan dan pelayanan di lingkungan Lapas.
Kepala Subbagian Keuangan selaku mentor, Rini Endang Nurnaeni, menilai inovasi yang dipresentasikan peserta memiliki manfaat nyata karena disusun berdasarkan pengalaman langsung selama magang. “Seluruh inovasi yang dipaparkan memiliki nilai positif karena lahir dari kondisi nyata yang ditemui peserta selama berada di lapangan. Terkhusus inovasi aplikasi pendistribusian persediaan alat kantor, sistem ini membantu proses pengelolaan barang menjadi lebih tertib dan mudah dipantau,” ujarnya.
Salah satu peserta magang, Abdil, bersyukur dapat memperoleh kesempatan menjalani program magang di Lapas Kelas I Tangerang. Pengalaman tersebut memberikan banyak pelajaran baru. Tidak hanya tentang dunia kerja, tetapi juga mengenai kehidupan di lingkungan Pemasyarakatan yang selama ini kerap dipandang berbeda oleh masyarakat.
“Awalnya saya berpikir Lapas itu menyeramkan dan Warga Binaan di dalam hanya menjalani hari dengan makan dan tidur saja. Setelah terjun langsung, ternyata banyak sekali kegiatan positif dan program pembinaan yang diberikan agar Warga Binaan menjadi pribadi yang lebih baik dan nantinya kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Menutup kegiatan tersebut, pihak Lapas menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta dan mentor yang telah mendukung jalannya program magang. Diharapkan pengalaman yang diperoleh selama enam bulan menjadi bekal berharga bagi para peserta di masa mendatang.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas I Tangerang berharap program magang terus menjadi sarana pembelajaran yang mampu membentuk generasi muda yang disiplin, inovatif, dan siap menghadapi dunia kerja, sekaligus mendorong lahirnya ide dan kontribusi positif yang bermanfaat bagi peningkatan pelayanan di lingkungan Pemasyarakatan maupun masyarakat. (IR)
Kontributor: Lapas Kelas I Tangerang
What's Your Reaction?


