Petugas dan Warga Binaan Lapas Brebes Jalani CKG dan Rontgen Thorax, Langkah Nyata Deteksi Dini TBC
Brebes, INFO_PAS – Komitmen menghadirkan lingkungan Pemasyarakatan yang sehat terus diperkuat Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Brebes melalui Cek Kesehatan Gratis (CKG), Tracing Tuberkulosis (TBC), serta Rontgen Thorax bagi petugas dan Warga Binaan. Ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Brebes, Klinik Pengobatan Paru dan Kusta (KP2K) Brebes, dan Puskesmas Kaligangsa yang dilaksanakan di Lapas Brebes, Sabtu (25/7).
Kegiatan tersebut menjadi langkah nyata dalam mendukung deteksi dini penyakit sekaligus mencegah penyebaran TBC di lingkungan Pemasyarakatan. Selain pemeriksaan kesehatan umum, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai penyakit TBC, pentingnya deteksi dini, gerakan TOSS TBC atau Temukan, Obati, Sampai Sembuh, serta penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.
Sebagai rangkaian kegiatan, tim kesehatan turut melaksanakan pemeriksaan Rontgen Thorax sebagai metode skrining untuk mendeteksi secara dini kemungkinan kasus TBC bagi 41 petugas Lapas Brebes dan 59 Warga Binaan. Hasil pemeriksaan akan menjadi dasar bagi tenaga kesehatan untuk menentukan tindak lanjut apabila ditemukan indikasi yang memerlukan pemeriksaan lanjutan maupun penanganan medis.
Kepala Lapas Brebes, Mudo Mulyanto, mengatakan pemenuhan hak atas layanan kesehatan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari penyelenggaraan Sistem Pemasyarakatan. Upaya pencegahan penyakit melalui deteksi dini menjadi langkah penting dalam menciptakan lingkungan Lapas yang sehat dan aman.
"Kami berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan optimal kepada seluruh Warga Binaan maupun petugas. Melalui skrining dan rontgen dada ini, kami berharap potensi penyebaran TBC dideteksi lebih awal sehingga penanganannya dilakukan secara cepat dan tepat. Sinergi dengan dinkesda merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga kesehatan di lingkungan Lapas Brebes," ujar Mudo.
Sementara itu, Kepala Dinkesda Kabupaten Brebes, dr. Heru Padmonobo, menegaskan pengendalian TBC membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, termasuk di lingkungan Pemasyarakatan yang memiliki tingkat risiko penularan lebih tinggi karena aktivitas yang dilakukan secara bersama. "TBC masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang harus ditangani secara serius. Melalui CKG yang terintegrasi screening TBC investigasi kontak, edukasi, dan skrining menggunakan Rontgen Thorax, kami berharap kasus TBC ditemukan lebih cepat sehingga pengobatan segera diberikan hingga tuntas. Karena itu kami terus menggaungkan gerakan TOSS TBC," ungkap dr. Heru.
Melalui kolaborasi bersama Dinkes Kabupaten Brebes, KP2K Brebes, dan Puskesmas Kaligangsa, Lapas Brebes terus memperkuat layanan kesehatan yang komprehensif sebagai pemenuhan hak dasar Warga Binaan. Kegiatan ini sekaligus menjadi dukungan nyata terhadap program nasional TOSS TBC dan upaya percepatan eliminasi TBC di Kabupaten Brebes, sejalan dengan semangat mewujudkan lingkungan Pemasyarakatan yang sehat, aman, dan produktif. (IR)
Kontributor: Lapas Brebes
What's Your Reaction?


