Pilot Project Bersih Narkoba, Rutan Majene Intensifkan Razia Blok Hunian
Majene, INFO_PAS - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Majene gelar penggeledahan badan, blok, dan kamar hunian Warga Binaan, Rabu (25/2) malam. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan agar seluruh Unit Pelaksana Teknis melaksanakan razia secara rutin dan serius, sekaligus penguatan komitmen Rutan Majene sebagai Pilot Project Rutan Benar (Bersih dari Narkoba).
Kepala Rutan Majene, Christy Jozef Thenu, perintahkan JF Pembina Keamanan Pemasyarakatan bersama regu jaga dan pegawai untuk laksanakan penggeledahan secara menyeluruh. Dari hasil kegiatan tersebut, ditemukan beberapa barang yang tidak diperbolehkan berada di blok hunian seperti sendok, dus buah, dua buah pisau cutter, dan dua potong kawat. Meskipun demikian, tidak ditemukan handphone, narkoba, maupun obat terlarang.

Selain penggeledahan, kegiatan juga dirangkaikan dengan pembersihan kamar dan blok hunian guna menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat selama Ramadan.
Christy Jozef Thenu menjelaskan bahwa penggeledahan ini merupakan langkah preventif dan deteksi dini untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif, terutama pada bulan Ramadan yang identik dengan peningkatan aktivitas Warga Binaan.
“Penggeledahan ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Kami memastikan tidak ada barang terlarang yang dapat memicu gangguan kamtib, terlebih di bulan Ramadan yang menjadi momentum pembinaan diri,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Rutan Majene mendukung penuh program pemberantasan narkoba dan praktik ilegal di dalam Lapas maupun Rutan.
“Kami tidak memberi ruang terhadap peredaran narkoba maupun penggunaan alat komunikasi ilegal. Sebagai Pilot Project Rutan Benar, kami berupaya maksimal mewujudkan lingkungan Pemasyarakatan yang bersih dari narkoba dan praktik penipuan,” tegasnya.
Sementara itu, JF Pembina Keamanan Pemasyarakatan, Ichsanulhaq, menyampaikan bahwa penggeledahan dilakukan secara humanis namun tetap tegas sesuai standar operasional prosedur.
“Kami mengedepankan pendekatan persuasif dengan tetap menghormati hak Warga Binaan, namun tetap tegas terhadap pelanggaran,” jelasnya.
Salah seorang Warga Binaan, Safri, mengaku mendukung kegiatan tersebut karena dinilai menciptakan suasana yang lebih aman dan nyaman.
“Kami merasa lebih tenang jika kamar dan blok hunian rutin diperiksa. Apalagi di bulan Ramadan, kami ingin lebih fokus beribadah,” ujarnya.
Penggeledahan rutin dilaksanakan Rutan Majene sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban serta mendukung terwujudnya Pemasyarakatan yang bersih dari narkoba dan praktik ilegal. (afn)
Kontributor: Humas Rutan Majene
What's Your Reaction?


