Produktif di Bulan Ramadan, Warga Binaan Lapas Narkotika Karang Intan Panen 45 Kg Ubi di Lahan SAE
Karang Intan, INFO_PAS – Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan panen 45 kilogram ubi dari lahan pertanian di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Jumat (6/3). Hasil panen ini jadi bagian dari program pembinaan kemandirian yang terus dikembangkan di lingkungan Lapas.
Panen tersebut merupakan hasil kerja Warga Binaan yang secara rutin ikuti kegiatan pertanian di lahan SAE. Melalui program ini, mereka tidak hanya belajar teknik bercocok tanam, tetapi juga dibiasakan membangun disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat.
Kepala Lapas Narkotika Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menyampaikan bahwa kegiatan produktif di SAE menjadi sarana penting dalam proses pembinaan Warga Binaan.
“Program pertanian di SAE memberi ruang bagi Warga Binaan untuk belajar dan bekerja secara produktif. Melalui kegiatan ini mereka memperoleh keterampilan yang dapat dimanfaatkan ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Indra, menambahkan bahwa kegiatan pertanian terus dikembangkan agar Warga Binaan mendapatkan pengalaman nyata dalam mengelola lahan hingga menghasilkan panen.
“Mulai dari proses menanam hingga panen, mereka belajar tentang kerja keras, kesabaran, dan bagaimana menghasilkan sesuatu yang bernilai,” jelasnya.
Salah satu Warga Binaan, Aceng, mengaku senang dapat mengikuti program pembinaan pertanian di SAE.
“Kami senang bisa ikut menanam sampai memanen. Selain mengisi waktu dengan kegiatan positif, kami juga belajar keterampilan yang bisa dimanfaatkan setelah bebas nanti,” ungkapnya.
Program pertanian di SAE menjadi bagian dari upaya Lapas Narkotika Karang Intan membangun Warga Binaan yang lebih produktif, mandiri, dan siap kembali berkontribusi di tengah masyarakat. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Narkotika Karang Intan
What's Your Reaction?


