Program Pembinaan Beri Dampak Nyata, Warga Binaan Lapas Terbuka Kendal Terima Premi Saat Bebas

Program Pembinaan Beri Dampak Nyata, Warga Binaan Lapas Terbuka Kendal Terima Premi Saat Bebas

Kendal, INFO_PAS – Momen kebebasan menjadi lebih bermakna bagi Ansori alias Gepeng, Warga Binaan Lapas Terbuka Kendal yang telah menyelesaikan masa pidananya, Rabu (29/7). Sebelum kembali ke tengah masyarakat, Ansori menerima premi hasil kerja sebagai  apresiasi atas dedikasi dan kontribusinya selama mengikuti program pembinaan kemandirian di bidang peternakan burung puyuh.

Premi tersebut merupakan hasil dari keikutsertaan Ansori dalam kegiatan pembinaan kemandirian di Lapas Terbuka Kendal. Selama menjalani pembinaan, ia terlibat aktif dalam proses budidaya burung puyuh, mulai dari pemeliharaan, pemberian pakan, hingga pengelolaan hasil produksi telur puyuh yang menjadi salah satu program unggulan ketahanan pangan di Lapas Terbuka Kendal.

Ansori bersyukur atas kesempatan yang diberikan selama menjalani pembinaan di Lapas Terbuka Kendal.  Program pembinaan tidak hanya memberikan pengalaman bekerja, tetapi juga membekali dirinya dengan keterampilan baru yang akan menjadi modal untuk memulai kehidupan setelah bebas.

"Selama mengikuti pembinaan di Lapas Terbuka Kendal, saya mendapatkan banyak pengalaman dan keterampilan yang sebelumnya tidak pernah saya miliki, khususnya dalam beternak burung puyuh. Saya bersyukur bisa menerima premi hasil kerja ini. Inshaallah, ilmu dan pengalaman yang saya peroleh akan saya manfaatkan sebagai bekal mencari nafkah secara halal dan tidak mengulangi kesalahan yang pernah saya lakukan," ujar Ansori.

Kepala Subbagian Tata Usaha, Yohanes Bosko Agung, selaku penanggung jawab kegiatan peternakan burung puyuh menjelaskan pemberian premi merupakan bentuk penghargaan atas kerja keras dan kedisiplinan Warga Binaan selama mengikuti pembinaan. "Premi yang diberikan kepada Warga Binaan merupakan apresiasi atas semangat, kedisiplinan, dan tanggung jawab mereka selama mengikuti program pembinaan. Kami ingin memberikan motivasi bahwa setiap kerja keras yang dilakukan dengan sungguh-sungguh akan mendapatkan penghargaan. Harapannya, pengalaman ini menjadi bekal ketika mereka kembali ke masyarakat dan menumbuhkan semangat untuk bekerja secara mandiri serta produktif," harapnya.

Pada kesempatan lain, Kepala Lapas Terbuka Kendal, Nu'man Fauzi, menegaskan program pembinaan kemandirian tidak hanya berorientasi pada peningkatan keterampilan, tetapi juga membangun karakter, etos kerja, dan kesiapan Warga Binaan dalam menjalani kehidupan setelah bebas. "Pembinaan di Lapas Terbuka Kendal kami arahkan agar Warga Binaan memiliki keterampilan yang bernilai ekonomis sekaligus membentuk karakter yang disiplin, bertanggung jawab, dan produktif. Pemberian premi ini menjadi bukti bahwa hasil kerja mereka dihargai. Kami berharap ketika kembali ke masyarakat, mereka tidak hanya membawa status bebas, tetapi juga membawa bekal keterampilan, pengalaman kerja, serta semangat untuk memulai kehidupan yang lebih baik dan tidak mengulangi perbuatan yang melanggar hukum," ungkapnya.

Melalui berbagai program pembinaan kemandirian yang terintegrasi dengan program ketahanan pangan, Lapas Terbuka Kendal terus berkomitmen menghadirkan pembinaan berdampak nyata. Selain menghasilkan produk bernilai ekonomi, program tersebut diharapkan membentuk Warga Binaan menjadi pribadi mandiri, produktif, dan siap berkontribusi positif setelah kembali ke lingkungan masyarakat. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Terbuka Kendal

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0