Program Pembinaan Lapas Banjarbaru Tuai Apresiasi Ombudsman RI

Program Pembinaan Lapas Banjarbaru Tuai Apresiasi Ombudsman RI
Program Pembinaan Lapas Banjarbaru Tuai Apresiasi Ombudsman RI

Banjarbaru, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru diapresiasi Wakil Ketua Ombudsman Republik Indonesia, Rahmadi Indra, atas pelaksanaan berbagai program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan, Rabu (2/9). Apresiasi tersebut disampaikan setelah Rahmadi tinjau langsung sejumlah pelayanan dan kegiatan pembinaan di Lapas Banjarbaru.

“Kami melihat secara langsung berbagai program pembinaan yang dilaksanakan, mulai dari budidaya ikan, kerajinan, pengolahan makanan, hingga pertanian. Program-program yang sudah berjalan dengan baik perlu dipertahankan dan terus ditingkatkan agar memberikan manfaat bagi Warga Binaan serta mendukung pemenuhan hak-hak mereka,” jelasnya.

Kedatangan Rahmadi Indra didampingi Anggota Ombudsman Republik Indonesia, Abdul Ghofar, dan Ketua Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Kalimantan Selatan, Hadi Rahman. Rombongan disambut oleh Kepala Bidang (Kabid) Perawatan, Pengamanan, dan Kepatuhan Internal Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Selatan, Isnawan, Kepala Lapas Banjarbaru, Irwanto Dwi Yhana Putra, serta jajaran pejabat struktural Lapas Banjarbaru.

Kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan Ombudsman Republik Indonesia terhadap penyelenggaraan pelayanan publik di lingkungan Pemasyarakatan. Melalui kunjungan ini, Ombudsman meninjau secara langsung pelayanan dan program pembinaan yang dilaksanakan Lapas Banjarbaru.

Peninjauan diawali dengan mengunjungi Klinik Pratama Lapas Banjarbaru untuk melihat pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan. Pada kesempatan tersebut, rombongan turut menyaksikan pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis dan skrining Tuberkulosis (TB) sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan pemantauan kondisi kesehatan Warga Binaan.

Selanjutnya, rombongan tinjau blok hunian Lapas Banjarbaru dan berdialog langsung dengan Warga Binaan. Dialog tersebut dilakukan untuk melihat kondisi hunian serta memperoleh gambaran mengenai pelayanan yang diterima Warga Binaan selama menjalani masa pidana.

Kunjungan kemudian berlanjut ke area pembinaan kemandirian. Rombongan melihat berbagai kegiatan yang melibatkan Warga Binaan, mulai dari budidaya ikan, kerajinan tangan, hingga produksi keripik tempe. Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Lapas Banjarbaru memberikan keterampilan dan pengalaman kerja sebagai bekal bagi Warga Binaan ketika kembali ke masyarakat.

Rombongan selanjutnya tinjau pelayanan makanan bagi Warga Binaan dengan melihat secara langsung proses penyediaan makanan. Pada kesempatan tersebut, rombongan juga mencicipi makanan yang akan didistribusikan kepada Warga Binaan.

Peninjauan dilanjutkan ke Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Banjarbaru untuk melihat pelaksanaan pembinaan di bidang pertanian. Rombongan turut serta dalam kegiatan panen melon bersama Warga Binaan yang menjadi salah satu hasil dari program pembinaan kemandirian di Sarana Asimilasi dan Edukasi.

Kepala Lapas Banjarbaru tegaskan komitmen Lapas Banjarbaru berikan pelayanan yang optimal kepada Warga Binaan maupun keluarga Warga Binaan.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang baik, transparan, dan sesuai dengan ketentuan kepada Warga Binaan maupun keluarga Warga Binaan. Di sisi lain, kami juga terus memperkuat program pembinaan agar Warga Binaan mendapatkan keterampilan dan pembinaan yang menjadi bekal untuk kembali ke masyarakat,” ujar Irwanto Dwi Yhana Putra.

Sementara itu, Isnawan menegaskan pentingnya pengawasan dan evaluasi dalam menjaga kualitas pelayanan serta pembinaan di Lapas Banjarbaru.

“Kunjungan ini menjadi bagian dari penguatan jajaran Lapas Banjarbaru untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan. Kami berharap sinergi dan pengawasan seperti ini dapat mendorong terwujudnya pelayanan Pemasyarakatan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pemenuhan hak Warga Binaan,” tegasnya.

Lapas Banjarbaru berharap hasil peninjauan Ombudsman Republik Indonesia dapat jadi bahan perbaikan tingkatkan kualitas pelayanan publik dan program pembinaan. Jajaran Lapas Banjarbaru berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang optimal serta mengembangkan pembinaan yang produktif dan berkelanjutan sebagai bekal bagi Warga Binaan untuk kembali ke tengah masyarakat. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Banjarbaru

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0