Program Roda Literasi Tingkatkan Minat Baca dan Wawasan Warga Binaan Rutan Majene
Majene, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Majene kembali tunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan melalui program Roda Literasi. Ini adalah program pembinaan yang dilaksanakan secara jemput bola dengan mendatangi langsung setiap kamar hunian di blok Warga Binaan untuk menumbuhkan minat baca dan budaya literasi.
Pada Selasa (21/7), kegiatan tersebut dilaksanakan oleh petugas Rutan Majene dengan membawa media Roda Literasi beserta berbagai bahan bacaan edukatif ke setiap kamar hunian. Melalui media Roda Literasi, peserta diajak untuk memilih secara acak berbagai materi bacaan yang telah disiapkan, mulai dari pengetahuan umum, motivasi, nilai-nilai kebangsaan, hingga edukasi mengenai pengembangan karakter.
Metode interaktif ini diharapkan menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan menyenangkan. Dengan pendekatan jemput bola ini, seluruh Warga Binaan memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti kegiatan literasi tanpa harus meninggalkan blok hunian sehingga pelaksanaannya tetap tertib, aman, dan efektif.
Fatwa Mikail selaku petugas Program Roda Literasi menjelaskan pelaksanaan kegiatan dengan mendatangi langsung setiap kamar hunian menjadi strategi untuk menjangkau seluruh Warga Binaan secara merata sekaligus menciptakan suasana belajar yang lebih dekat dan komunikatif. "Kami berupaya menghadirkan literasi langsung ke setiap kamar hunian agar seluruh Warga Binaan berpartisipasi tanpa terkendala tempat maupun waktu. Melalui metode ini, mereka tidak hanya membaca, tetapi juga diajak berdiskusi, bertukar pendapat, dan memahami nilai-nilai positif dari setiap materi yang dibahas. Antusiasme yang ditunjukkan Warga Binaan menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan program ini," ungkapnya.
Sementara itu, salah satu Warga Binaan, Opang, senang dengan adanya program Roda Literasi karena memberikan pengalaman belajar yang berbeda dari biasanya. Kegiatan tersebut mengisi waktu pembinaan dengan aktivitas bermanfaat sekaligus menambah pengetahuan.
"Program ini sangat menarik karena kami bisa belajar dengan cara yang menyenangkan. Materi yang diberikan juga beragam dan memberikan banyak pelajaran yang dapat kami terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan karena membuat kami makin semangat untuk membaca dan belajar," harap Opang.
Sementara itu, Kepala Rutan Majene, Christy Jozef Thenu, menyampaikan program Roda Literasi merupakan salah satu bentuk pembinaan edukatif yang bertujuan membangun budaya literasi di lingkungan Pemasyarakatan. Peningkatan kemampuan literasi menjadi bekal penting bagi Warga Binaan dalam mempersiapkan diri untuk kembali berperan aktif di tengah masyarakat.
"Literasi merupakan jendela pengetahuan. Melalui program Roda Literasi, kami ingin menghadirkan suasana pembinaan yang lebih interaktif sehingga Warga Binaan makin termotivasi untuk membaca, belajar, dan mengembangkan potensi diri selama menjalani masa pembinaan. Pengetahuan yang mereka peroleh hari ini diharapkan menjadi bekal positif saat kembali ke tengah masyarakat," ujar Christy.
Melalui program Roda Literasi, Rutan Majene berharap budaya membaca terus tumbuh di kalangan Warga Binaan sehingga meningkatkan kemampuan berpikir kritis, memperluas wawasan, membangun karakter positif, dan menjadi bekal berharga dalam proses reintegrasi sosial setelah menyelesaikan masa pidana. (IR)
Kontributor: Rutan Majene
What's Your Reaction?


