Ramadan Produktif, Lapas Tanjung Panen 160 Ikat Seledri
Tanjung, INFO_PAS – Suasana kebersamaan dan semangat kemandirian warnai panen seledri di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tanjung, Selasa (24/2). Pada panen tersebut libatkan jajaran petugas, peserta magang, serta Warga Binaan tersebut dihasilkan 160 ikat seledri segar
Panen seledri ini merupakan hasil kegiatan pembinaan kemandirian berbasis pertanian, sekaligus implementasi Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam mendukung kemandirian pangan melalui sektor pertanian, perikanan, dan peternakan di Lapas dan Rumah Tahanan Negara. Melalui program ini, Lapas Tanjung terus mengoptimalkan lahan yang tersedia sebagai sarana pembinaan produktif bagi Warga Binaan.
Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik serta Kegiatan Kerja, Abdul Hair, menyampaikan bahwa hasil panen menjadi bukti nyata keseriusan jajaran dalam mengembangkan program kemandirian.
“Panen ini bukan sekadar menghasilkan produk pertanian, tetapi juga membentuk karakter, keterampilan, dan etos kerja Warga Binaan agar siap kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan berbagai unsur, mulai dari pejabat struktural hingga peserta magang, menunjukkan komitmen bersama dalam menyukseskan program pembinaan berbasis kemandirian pangan. Menurutnya, keberlanjutan program pertanian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi positif, baik bagi kebutuhan internal maupun peluang pemasaran hasil produksi.
Salah satu Warga Binaan, Ideham, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya dapat terlibat langsung dalam proses budidaya hingga panen. “Kami merasa diberi kesempatan untuk belajar dan memperbaiki diri. Kegiatan ini sangat bermanfaat karena menambah keterampilan yang bisa kami gunakan setelah bebas nanti,” tuturnya.
Program pertanian yang dijalankan secara berkelanjutan ini tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga pada proses pembelajaran. Warga Binaan dibekali pengetahuan mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga teknik panen yang baik dan benar, sehingga memiliki kompetensi yang aplikatif dan bernilai ekonomi.
Ke depan, Lapas Tanjung berkomitmen untuk terus mendukung ketahanan dan kemandirian pangan di lingkungan Pemasyarakatan. Diharapkan, program ini terus berkembang dan menjadi bekal berharga bagi Warga Binaan untuk mandiri, produktif, serta berkontribusi positif di masyarakat setelah menyelesaikan masa pidana. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Tanjung
What's Your Reaction?


