Razia Tengah Malam Pastikan Rutan Perempuan Surabaya Bersih dari Handphone dan Narkoba
Sidoarjo, INFO_PAS – Jarum jam menunjukkan pukul 00.00 WIB saat petugas Rumah Tahanan Negara (Rutan) Perempuan Kelas IIA Surabaya mulai bergerak menyusuri blok-blok hunian Warga Binaan. Di saat sebagian besar penghuni telah terlelap, razia digelar sebagai komitmen menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Pemasyarakatan.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (18/6) tengah malam tersebut menjadi bukti pengawasan di Rutan berlangsung tanpa mengenal waktu. Tengah malam bukan berarti aktivitas pengamanan berhenti. Justru pada saat suasana hunian lebih tenang, petugas melakukan deteksi dini untuk memastikan tidak ada potensi gangguan keamanan maupun keberadaan barang-barang terlarang.
Dengan pengawasan ketat dari jajaran pengamanan, petugas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh di setiap kamar hunian. Barang-barang milik Warga Binaan diperiksa secara cermat untuk memastikan seluruh penghuni mematuhi aturan yang berlaku di lingkungan Rutan.
Hasil penggeledahan menunjukkan kondisi yang aman dan terkendali. Petugas tidak menemukan handphone ilegal maupun narkoba di kamar hunian Warga Binaan. Barang yang diamankan hanya berupa pakaian dan sejumlah barang berlebih yang berpotensi membuat kamar menjadi kurang rapi dan tidak tertata dengan baik.
Berbeda dari penggeledahan pada umumnya, kegiatan malam itu juga diisi dengan sesi dialog antara petugas dan Warga Binaan. Setelah pemeriksaan selesai, Warga Binaan diajak berdiskusi secara langsung untuk menyampaikan berbagai masukan, keluhan, maupun kebutuhan yang mereka rasakan selama menjalani pembinaan.
Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Tria Widori Lestari, mengatakan pengamanan yang efektif tidak hanya dilakukan melalui pengawasan fisik, tetapi juga melalui komunikasi yang baik dengan Warga Binaan. “Keamanan bukan hanya soal melakukan pemeriksaan, tetapi juga memastikan komunikasi berjalan dengan baik. Karena itu, kami membuka ruang dialog agar Warga Binaan menyampaikan berbagai hal yang mereka rasakan. Dari sisi pengamanan, hasil malam ini menunjukkan Rutan Perempuan Surabaya tetap bersih dari handphone dan narkoba,” ujarnya.
Salah satu Warga Binaan berinisial M mendukung upaya menjaga kondisi hunian agar tetap aman dan nyaman bagi seluruh penghuni. “Walaupun dilakukan tengah malam, kami memahami ini untuk keamanan bersama. Yang saya senang, setelah kegiatan kami juga bisa berdialog langsung dengan petugas dan menyampaikan beberapa hal yang kami rasakan selama berada di sini,” tuturnya.
Suasana dialog berlangsung hangat dan penuh keterbukaan. Warga Binaan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai masukan yang kemudian ditanggapi langsung oleh petugas. Interaksi tersebut menjadi pendekatan humanis yang terus diterapkan dalam pelaksanaan tugas Pemasyarakatan.
Melalui razia tengah malam ini, Rutan Perempuan Surabaya kembali menegaskan pengawasan berlangsung selama 24 jam tanpa henti. Komitmen menjaga lingkungan yang aman, tertib, dan bersih dari handphone maupun narkoba terus dilakukan demi mewujudkan Pemasyarakatan yang makin berkualitas dan berintegritas. (IR)
Kontributor: Rutan Perempuan Surabaya
What's Your Reaction?


