Respon Cepat Lapas Piru Tangani Temuan Kasus TBC pada Warga Binaan
Piru, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarajatan (Lapas) Kelas IIB Piru tunjukkan respon cepat dalam penanganan kesehatan Warga Binaan setelah ditemukannya satu kasus positif Tuberculosis (TBC), Rabu (1/4). Peristiwa ini bermula saat perawat Lapas Piru menerima hasil pemeriksaan dahak metode Tes Cepat Molekuler (TCM) dari Laboratorium Puskesmas Kairatu pukul 10.30 WIT.
Sebelumnya, sampel dahak seorang Warga Binaan yang terduga TBC telah dikirimkan oleh petugas kesehatan lapas ke laboratorium pada Selasa (31/3) untuk dilakukan pengujian lebih lanjut. Pemeriksaan tersebut menunjukkan hasil MTB Detected Medium dengan Rifampicin Resistance Not Detected yang mengindikasikan adanya infeksi TBC tanpa resistensi obat utama.
Perawat Lapas Piru, Ns. Suryani, menjelaskan setelah hasil diterima, pihaknya langsung melakukan langkah penanganan awal. Tim kesehatan juga melakukan pemeriksaan lanjutan meliputi pengukuran berat badan, pemeriksaan gula darah sewaktu yang menunjukkan hasil normal, serta skrining penyakit lain, seperti HIV dengan hasil negatif dan sifilis dengan hasil positif.
“Kami segera memberikan edukasi kepada Warga Binaan terkait penyakit yang diderita serta program pengobatan yang akan dijalani selama enam bulan ke depan,” jelas Suryani.
Warga Binaan inisial S menyampaikan apresiasi atas penanganan yang diberikan oleh pihak Lapas. “Saya bersyukur cepat ditangani dan diberi penjelasan oleh petugas. Saya siap mengikuti pengobatan sampai sembuh,” ungkapnya.
Selanjutnya, Seksi Keperawatan Lapas Piru langsung berkoordinasi dengan jajaran keamanan untuk melakukan isolasi terhadap Warga Binaan yang bersangkutan guna mencegah potensi penularan. “Kami bersama regu pengamanan langsung melakukan pengawasan dan isolasi sementara sebagai mitigasi risiko penularan di Lapas,” terang Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, Hendro Suatrian.
Hal senada disampaikan Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas, Arifin Arif, yang memastikan kondisi Lapas tetap aman dan terkendali. “Langkah cepat ini merupakan komitmen kami dalam menjaga keamanan sekaligus kesehatan seluruh Warga Binaan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Subseksi Perawatan, Williams Lellapary, menambahkan pihaknya akan terus memantau proses pengobatan Warga Binaan tersebut hingga tuntas. “Kami memastikan pengobatan berjalan sesuai standar dan akan dilakukan pemantauan rutin,” jelasnya.
Terpisah, Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono, menegaskan pihaknya berkomitmen penuh dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi Warga Binaan. “Penanganan cepat ini menjadi bukti kami serius dalam menjaga kesehatan Warga Binaan. Kami juga terus berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan setempat untuk memastikan penanganan berjalan maksimal,” tegasnya.
Diharapkan Warga Binaan mengikuti program pengobatan dengan disiplin sehingga proses penyembuhan berjalan optimal serta menciptakan lingkungan Lapas yang sehat, aman, dan kondusif bagi semua pihak. (IR)
Kontributor: Lapas Piru
What's Your Reaction?


