Rutan Majene Ikuti Monev Polsus dan Pengecekan Senjata Api dari Polda Sulbar
Majene, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Majene ikuti kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) Polisi Khusus (Polsus) dari Polda Sulawesi Barat (Sulbar) yang mencakup pemeriksaan kepemilikan Kartu Tanda Anggota (KTA) serta pengecekan senjata api petugas, Senin (9/2). Kegiatan berlangsung di Ruang Kepala Rutan Majene.
Monitoring dilakukan oleh Kepala Subdirektorat Pembinaan Satuan Pengamanan/Polisi Khusus Tenaga Teknis Kefarmasian (Kasubdit Bin Satpam/Polsus TTK) Polda Sulbar, AKBP Abidin Rasyid, bersama tim. Kegiatan ini menjadi bagian dari fungsi pembinaan dan pengawasan Polri terhadap Polsus di berbagai instansi, termasuk di lingkungan Pemasyarakatan.
Dalam pelaksanaannya, tim melakukan diskusi bersama jajaran Rutan Majene terkait administrasi kepemilikan KTA, sekaligus pemeriksaan langsung terhadap senjata api yang digunakan petugas pengamanan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan penggunaan senjata api serta pelaksanaan tugas Polsus berjalan sesuai ketentuan administrasi dan teknis.
Kepala Rutan Majene, Christy Jozef Thenu, menyatakan bahwa kegiatan tersebut penting untuk menjaga standar keamanan dan kedisiplinan petugas.
“Melalui monitoring ini, kami memastikan seluruh petugas pengamanan menjalankan tugas sesuai prosedur, termasuk kelengkapan administrasi dan kesiapan sarana pendukung keamanan,” ujarnya.
Ia menambahkan, koordinasi dengan kepolisian akan terus diperkuat guna menjaga kualitas pengamanan di lingkungan Rutan.
Sementara itu, AKBP Abidin Rasyid menegaskan bahwa monev merupakan bagian dari pembinaan Polri terhadap Polsus agar pelaksanaan tugas tetap berada dalam koridor hukum.
“Kami memastikan penggunaan senjata api dan pelaksanaan tugas Polsus sesuai ketentuan yang berlaku, baik dari sisi administrasi maupun teknis,” jelasnya.
Ia berharap kegiatan pembinaan dapat dilakukan secara berkala untuk memperkuat sinergi dan meningkatkan profesionalitas petugas.
Staf Kesatuan Pengamanan Rutan, Balya, menyebut kegiatan tersebut memberi pemahaman lebih komprehensif terkait standar operasional prosedur serta tata kelola penggunaan senjata api yang aman dan bertanggung jawab.
“Dengan adanya pembinaan langsung dari Polda Sulbar, kami semakin memahami pentingnya disiplin administrasi dan ketelitian dalam penggunaan senjata api,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Rutan Majene memastikan pengamanan berjalan sesuai regulasi dan standar profesional, sekaligus mendukung terwujudnya lingkungan Pemasyarakatan yang aman dan tertib. (afn)
Kontributor: Humas Rutan Majene
What's Your Reaction?


