Rutan Marabahan Jadikan Ceramah Zakat dan Sedekah sebagai Penguatan Karakter Warga Binaan
Marabahan, INFO_PAS - Masa pembinaan tidak hanya diisi dengan keterampilan dan aktivitas produktif, tetapi juga jadi ruang bagi Warga Binaan untuk memperkuat nilai spiritual dan kepedulian terhadap sesama. Hal tersebut diwujudkan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Marabahan melalui ceramah agama bertema “Zakat dan Sedekah” bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Barito Kuala di Masjid Al-Mujahidin, Senin (14/9).
Ceramah tersebut mengajak Warga Binaan melihat zakat dan sedekah tidak sebatas aktivitas memberikan harta, tetapi juga sebagai bentuk rasa syukur dan keikhlasan dalam berbuat baik. Zakat memiliki ketentuan dan sasaran tertentu sebagai kewajiban umat Islam yang memenuhi syarat, sedangkan sedekah memiliki cakupan lebih luas dan dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk kebaikan yang bermanfaat bagi orang lain.
Pembina Kepribadian Rutan Marabahan, Syamsuddin, mengatakan materi keagamaan seperti zakat dan sedekah memiliki nilai yang dekat dengan proses pembentukan karakter Warga Binaan.
“Berbagi bukan hanya soal apa yang kita punya, tetapi bagaimana kita memiliki kepedulian terhadap orang lain. Melalui materi ini, kami ingin Warga Binaan memahami bahwa perubahan diri juga bisa dimulai dari hal sederhana, seperti belajar ikhlas, bersyukur, dan membiasakan diri memberikan manfaat bagi orang di sekitar,” ujar Syamsuddin.
Sementara itu, penceramah dari Kemenag Batola, Arif Munandar, menjelaskan bahwa zakat dan sedekah memiliki pesan penting tentang hubungan manusia dengan sesama. Zakat mengajarkan seseorang untuk menunaikan kewajiban sekaligus menyadari adanya hak orang lain dalam harta yang dimiliki, sedangkan sedekah memberikan ruang lebih luas untuk berbagi kebaikan.
“Zakat mengajarkan kita untuk bersyukur sekaligus peduli. Ketika seseorang memiliki kelebihan, ada bagian yang harus ditunaikan untuk mereka yang berhak. Sedangkan sedekah tidak harus menunggu seseorang memiliki banyak harta. Membantu, memberikan ilmu, tenaga, maupun melakukan kebaikan kepada orang lain juga merupakan bentuk kepedulian,” ungkap Munandar.
Salah seorang Warga Binaan, A, mengaku memperoleh sudut pandang baru setelah mengikuti ceramah tersebut.
“Selama ini saya lebih memahami sedekah sebagai memberikan uang atau barang. Dari materi tadi saya jadi tahu bahwa membantu orang lain dengan cara lain juga bisa menjadi kebaikan. Bagi kami, ini menjadi pengingat untuk lebih peduli dan tidak hanya memikirkan diri sendiri,” ungkapnya. (afn)
Kontributor: Humas Rutan Marabahan
What's Your Reaction?


