Rutan Pelaihari Bekali Warga Binaan dengan Keterampilan Perikanan dan Pertanian

Rutan Pelaihari Bekali Warga Binaan dengan Keterampilan Perikanan dan Pertanian

Pelaihari, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari bekali kemandirian Warga Binaan dengan sejumlah kegiatan. Hal ini menjadi bekal bagi Warga Binaan saat sudah bebas nanti. 

Pada Selasa (11/11) dilakukan penyemaian bibit ikan menjadi langkah awal persiapan pembangunan kolam bioflok yang akan digunakan untuk budidaya ikan oleh para Warga Binaan. Sebanyak 2.000 ekor bibit ikan lele dan 450 ekor bibit ikan patin disemaikan oleh petugas bersama Warga Binaan di area yang telah disiapkan untuk memastikan kualitas air dan pakan sesuai standar budidaya.

Kepala Rutan (Karutan) Pelaihari, Eri Triyanto, menyampaikan kegiatan ini merupakan engembangan sektor perikanan di Sarana Asimilasi dan Edukasi. “Kami terus berupaya memanfaatkan lahan dan potensi yang ada untuk kegiatan produktif. Melalui budidaya ikan sistem bioflok, kami ingin membekali Warga Binaan dengan keterampilan bermanfaat sekaligus mendukung kemandirian pangan di lingkungan Rutan,” ungkapnya.

Salah satu Warga Binaan yang terlibat dalam kegiatan penyemaian, Arif, antusias dengan kesempatan tersebut. “Saya senang bisa ikut belajar cara budidaya ikan. Selain menambah pengalaman, juga membuat kami merasa lebih berdaya dan punya semangat baru untuk berubah,” tuturnya.

Dengan dimulainya penyemaian bibit ikan ini, Rutan Pelaihari berharap proses pembangunan kolam bioflok segera rampung sehingga budidaya ikan lele dan patin berjalan optimal. Program ini diharapkan mampu menjadi contoh nyata pembinaan berbasis keterampilan dan produktivitas di lingkungan Pemasyarakatan.

Selain itu, dilakukan pula penanaman bibit terong di area kebun Blok E. Dengan suasana kebun yang asri di bawah sinar matahari pagi, Warga Binaan antusias menanam bibit satu per satu sesuai arahan teknis dari petugas.

"Saya senang melihat semangat mereka. Kegiatan seperti ini sederhana, tapi bermakna, karena menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kerja sama,” kata Karutan.

Selain menanam, kegiatan ini juga menjadi sarana belajar bagi Warga Binaan untuk memahami cara budidaya tanaman sayur yang baik. Hasilnya akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dapur Rutan sekaligus menjadi bekal keterampilan bagi mereka setelah bebas.

Pengawas kegiatan, Joko, menuturkan Warga Binaan menunjukkan antusiasme tinggi selama proses penanaman. “Mereka cepat belajar dan sigap di lapangan. Bahkan, sering punya inisiatif sendiri dalam menyiapkan lahan dan bibit,” pujinya.

Melalui kegiatan ini, Rutan Pelaihari terus berupaya memperkuat program pembinaan kemandirian yang produktif agar Warga Binaan memiliki keahlian dan semangat positif dalam menjalani masa pembinaan maupun setelah kembali ke masyarakat. (IR)

 

 

Kontributor: Rutan Pelaihari
 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0