Rutan SoE Gelar CKG dan Skrining TBC, 220 Orang Jalani Pemeriksaan
SoE, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB SoE bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Selatan dan Puskesmas Kota SoE laksanakan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan skrining Tuberkulosis (TBC), Rabu (30/9). Kegiatan berlangsung di Emper Gereja Musafir Rutan SoE serta diikuti oleh 60 petugas dan 160 Warga Binaan.
Sebanyak 35 tenaga kesehatan terlibat dalam kegiatan tersebut. Kegiatan ini menjadi upaya deteksi dini dan pemantauan kondisi kesehatan di lingkungan Rutan SoE.
Kepala Rutan SoE, Muhamad Nurzaman, menyampaikan layanan kesehatan menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas Pemasyarakatan, khususnya dalam memastikan kondisi kesehatan petugas dan Warga Binaan tetap terpantau. Pemeriksaan kesehatan berkala juga penting untuk mendukung terciptanya lingkungan Rutan yang sehat dan memungkinkan adanya tindak lanjut apabila ditemukan indikasi atau kondisi kesehatan yang memerlukan penanganan lebih lanjut.
“Melalui kegiatan CKG dan skrining TBC, kami ingin memastikan kondisi kesehatan petugas dan Warga Binaan diketahui sejak dini,“ tutur Nurzaman.
Dalam pelaksanaannya, peserta menjalani asesmen skrining awal, pemeriksaan tanda-tanda vital, riwayat kesehatan, pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, serta asam urat. Pemeriksaan juga dilengkapi dengan rontgen dada menggunakan rontgen thorax sebagai bagian dari skrining TBC.
Selain itu, dilakukan pemeriksaan triple elimination yang meliputi HIV, sSifilis, dan Hepatitis. Peserta yang membutuhkan penanganan mendapatkan obat-obatan dan edukasi kesehatan dari tenaga medis.
Sekretaris Dinkes Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nahad S. E. Baunsele, menyampaikan kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi dalam mendukung upaya deteksi dan penanganan masalah kesehatan, khususnya di lingkungan Rutan. “Pemeriksaan seperti ini penting dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak awal. Apabila ditemukan hasil yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut, akan dilakukan tindak lanjut melalui pemeriksaan dokter, pemberian terapi, maupun penanganan sesuai kondisi masing-masing,” ungkapnya.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan terdapat tiga peserta terduga Sifilis dan delapan peserta terduga Hepatitis. Terhadap hasil tersebut, akan dilakukan tindak lanjut berupa pemeriksaan oleh dokter, pemberian terapi, dan penanganan lanjutan sesuai hasil pemeriksaan medis.
Salah satu Warga Binaan berinisial DB mengapresiasi pelaksanaan pemeriksaan kesehatan tersebut. Ia menyampaikan kegiatan ini memberikan kesempatan bagi Warga Binaan untuk mengetahui kondisi kesehatan sekaligus mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan.
“Dengan adanya kegiatan ini, kami bisa mengetahui kondisi kesehatan dan mendapat arahan untuk menjaga kesehatan selama berada di Rutan,” ujar DB.
Melalui CKG dan skrining TBC, Rutan SoE terus berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan terintegrasi bagi petugas dan Warga Binaan, serta membangun lingkungan Rutan yang sehat, aman, dan mendukung keberlangsungan proses pembinaan. (IR)
Kontributor: Rutan SoE
What's Your Reaction?


