Rutan Tanjung Fasilitasi Pelatihan Maulid Habsyi oleh Mahasiswa KKN Tematik UIN Antasari untuk Warga Binaan

Rutan Tanjung Fasilitasi Pelatihan Maulid Habsyi oleh Mahasiswa KKN Tematik UIN Antasari untuk Warga Binaan

Tanjung, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung fasilitasi pelatihan Maulid Habsyi bagi Warga Binaan bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin, Sabtu (9/5). Bertempat di Masjid Al-Mustaqim Rutan Tanjung, kegiatan ini menjadi salah satu pengabdian mahasiswa dalam mendukung program pembinaan kepribadian Warga Binaan melalui pendekatan religius, budaya, dan kebersamaan.

Kepala Rutan Tanjung, Raymon Andika Girsang, memberikan nasihat kepada Warga Binaan agar menjadikan setiap program pembinaan sebagai kesempatan berharga untuk belajar, memperbaiki diri, dan membangun kembali semangat hidup ke arah yang lebih baik. Menurutnya, masa pembinaan harus dimaknai sebagai proses pembelajaran untuk membentuk karakter yang lebih kuat, menumbuhkan kesadaran diri, dan mempersiapkan bekal mental dan spiritual saat kembali ke tengah masyarakat.

"Masa pembinaan adalah waktu berharga untuk membentuk karakter, menguatkan mental, dan menumbuhkan kesadaran agar kelak kembali ke masyarakat dengan semangat baru. Saya menyampaikan terima kasih kepada adik-adik mahasiswa KKN Tematik Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin yang telah menghadirkan program positif, seperti pelatihan Maulid Habsyi ini sebagai pembinaan yang lebih bermakna dan humanis," ujar Raymon.

Ia juga berharap seluruh Warga Binaan mengikuti setiap program pembinaan dengan sungguh-sungguh dan menjadikan masa pidana sebagai momentum untuk berubah. “Setiap pembinaan dirancang agar Warga Binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga kembali ke masyarakat dengan perubahan diri, bekal keterampilan, dan harapan baru untuk hidup yang lebih baik,” tambah Raymon.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN Tematik memberikan pendampingan langsung mengenai teknik dasar tabuhan habsyi, pengenalan irama, kekompakan dalam memainkan alat musik, hingga pelafalan syair-syair pujian kepada Rasulullah saw. Suasana pelatihan berlangsung hangat dan interaktif di mana Warga Binaan tidak hanya belajar keterampilan baru, tetapi juga merasakan kebersamaan, kekompakan, dan ketenangan batin melalui lantunan selawat yang dibawakan bersama. 

Omeir, salah satu mahasiswa KKN Tematik UIN Antasari Banjarmasin, menyampaikan kegiatan tersebut merupakan upaya menghadirkan pembinaan yang dekat dengan nilai spiritual sekaligus membangun interaksi positif bersama Warga Binaan. Mereka berharap Warga Binaan memperoleh pengalaman baru yang menjadi bekal keterampilan sekaligus sarana memperkuat kecintaan kepada syiar Islam. 

"Kami ingin berbagi ilmu sederhana yang kami miliki sekaligus menghadirkan suasana yang menenangkan hati, mempererat kebersamaan, dan menumbuhkan kecintaan terhadap syiar Islam. Semoga apa yang dipelajari hari ini menjadi bekal bermanfaat dan memotivasi Warga Binaan untuk terus berkembang dan memperbaiki diri," harap Omeir. 

Yasin, salah satu Warga Binaan, senang dan bersyukur dapat terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Pelatihan Maulid Habsyi tidak hanya memberi pengalaman baru dalam mempelajari seni Islami, tetapi juga menghadirkan ketenangan hati, mempererat kebersamaan, dan menjadi pengingat untuk terus mendekatkan diri kepada Allah Swt. selama menjalani masa pembinaan.

"Belajar Maulid Habsyi bukan hanya menambah keterampilan, tetapi juga membuat hati lebih tenang dan memberi semangat bagi kami untuk terus memperbaiki diri. Melalui selawat, kami diingatkan untuk tetap sabar, mendekatkan diri kepada Allah SWT, dan terus menjaga harapan untuk menjadi pribadi yang lebih baik," ungkap Yasin.

Melalui pelatihan Maulid Habsyi ini, Rutan Tanjung terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan program pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek kedisiplinan, tetapi juga menyentuh sisi spiritual, emosional, dan pengembangan potensi positif Warga Binaan. Sinergi bersama mahasiswa KKN Tematik Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin diharapkan menjadi energi baik dalam menciptakan suasana pembinaan yang lebih humanis, bermakna, dan membangun optimisme Warga Binaan untuk terus belajar, berubah, dan  menata masa depan yang lebih baik saat kembali ke tengah masyarakat. (IR)

 

 

Kontributor: Rutan Tanjung

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0