Sambut 1448 Hijriah, Lapas Tolitoli Gelar Salat Duha dan Doa Bersama

Sambut 1448 Hijriah, Lapas Tolitoli Gelar Salat Duha dan Doa Bersama

Tolitoli, INFO_PAS - Sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli laksanakan salat Duha dan doa bersama yang dipusatkan di Masjid Darul Hisab Lapas Tolitoli, Rabu (17/6).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut diikuti oleh Kepala Lapas Tolitoli, pejabat struktural, seluruh pegawai, anggota Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (Pipas) Cabang Lapas Tolitoli, serta Warga Binaan.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Ketua Pipas Daerah Sulawesi Tengah dalam mendukung pelaksanaan doa bersama Pipas Pusat bertema “Menguatkan Silaturahmi, Menebar Manfaat, Meraih Keberkahan”.

Rangkaian kegiatan diawali dengan salat Duha berjamaah yang kemudian dilanjutkan dengan doa bersama. Dalam suasana khidmat, seluruh peserta memanjatkan doa untuk memohon perlindungan, kesehatan, keselamatan, keberkahan, serta kelancaran dalam pelaksanaan tugas bagi seluruh insan Pemasyarakatan beserta keluarga.

Selain itu, doa juga dipanjatkan untuk para pimpinan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, serta seluruh jajaran Pemasyarakatan agar senantiasa diberikan kekuatan, kemudahan, dan perlindungan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Lapas Tolitoli bersama anggota Pipas Cabang Lapas Tolitoli mengikuti doa bersama Pipas Pusat secara virtual melalui Zoom Meeting yang diselenggarakan dari Graha Bakti Pemasyarakatan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Kepala Lapas Tolitoli, Mansur Yunus Gafur, menyampaikan bahwa momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan, mempererat silaturahmi, serta memperkuat komitmen dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat dan bangsa.

"Melalui kegiatan salat Duha dan doa bersama ini, kami berharap seluruh jajaran Lapas Tolitoli maupun Warga Binaan dapat menjadikan Tahun Baru Islam sebagai sarana introspeksi diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik, meningkatkan semangat pengabdian, serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan integritas dalam menjalankan tugas maupun kehidupan sehari-hari," ujar Mansur.

Anggota Pipas Cabang Lapas Tolitoli, Ny. Misna Abrar, mengatakan bahwa kegiatan doa bersama ini menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi antaranggota Pipas sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam mendukung tugas-tugas Pemasyarakatan.

"Tema yang diusung pada kegiatan ini sangat relevan, yaitu menguatkan silaturahmi, menebar manfaat, dan meraih keberkahan. Kami berharap seluruh anggota Pipas dapat terus memberikan dukungan positif kepada keluarga besar Pemasyarakatan sehingga tercipta lingkungan yang harmonis, penuh kepedulian, dan membawa manfaat bagi sesama," ungkap Ny. Misna Abrar.

Salah seorang Warga Binaan, NW, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan untuk mengikuti kegiatan keagamaan tersebut.

"Kami merasa bersyukur dapat mengikuti salat Duha dan doa bersama dalam menyambut Tahun Baru Islam. Kegiatan seperti ini memberikan ketenangan batin, menambah semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik, serta mengingatkan kami untuk terus mendekatkan diri kepada Allah Swt. selama menjalani masa pembinaan di Lapas," tutur Nur Wahyudi.

Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Selain sebagai bentuk rasa syukur dalam menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan spiritual yang diharapkan mampu menumbuhkan semangat kebersamaan, nilai-nilai religius, serta integritas bagi seluruh pegawai dan Warga Binaan. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Tolitoli

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0