Satops Patnal Lapas Sarolangun Razia Blok Hunian Warga Binaan, Dukung 15 Program Aksi Kemenimipas
Sarolangun, INFO_PAS — Satuan Operasional Kepatuhan Internal Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sarolangun laksanakan razia blok hunian Warga Binaan, Senin (19/1). Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban (kamtib) di lingkungan Lapas Sarolangun.
Razia tersebut dilaksanakan sebagai bentuk komitmen Lapas Sarolangun dalam menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari barang-barang terlarang. Kegiatan ini juga merupakan implementasi nyata dari Program 15 Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), khususnya dalam upaya pencegahan gangguan keamanan serta pemberantasan peredaran narkoba dan barang terlarang di Lapas.
Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Sarolangun, Muslihul, menegaskan razia ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan langkah strategis untuk meminimalisir potensi gangguan kamtib. Ia menyampaikan pengawasan yang ketat dan konsisten merupakan kunci utama dalam menciptakan Lapas yang bersih dari penyalahgunaan narkoba, alat komunikasi ilegal, dan barang terlarang lainnya.
“Kami ingin memastikan Lapas Sarolangun berada dalam kondisi aman dan kondusif, serta bebas dari segala bentuk pelanggaran yang dapat mengganggu stabilitas keamanan,” tegas Muslihul.
Pada kesempatan itu, razia dilakukan secara menyeluruh dan terukur di kamar hunian Warga Binaan. Petugas memeriksa setiap sudut kamar dan area yang berpotensi menjadi lokasi penyimpanan barang terlarang. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip profesionalitas dan humanis.
Dari razia tersebut, petugas tidak menemukan adanya barang terlarang, seperti narkotika, handphone, maupun benda lain yang dilarang berada di Lapas. Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman dan kondusif. Warga Binaan Pemasyarakatan juga menunjukkan sikap kooperatif dan mendukung penuh jalannya razia sehingga kegiatan berjalan dengan lancar.
“Kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara rutin dan insidentil sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan,“ terang Muslihul.
Melalui razia ini, Lapas Sarolangun berharap terus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Pemasyarakatan sekaligus mewujudkan lingkungan Lapas yang aman, tertib, dan berintegritas, sejalan dengan arah kebijakan Kemenimipas. (IR)
Kontributor: Lapas Sarolangun
What's Your Reaction?


