Sebanyak 12 Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Selesaikan 90 Jaket Pesanan CV Bintang Bersinar
Malang, INFO_PAS - Sebanyak 12 Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Malang sukses menyelesaikan pesanan 90 jaket dari CV Bintang Bersinar. Pengerjaan pesanan tersebut dimulai pada Rabu (19/8) dan rampung pada Kamis (27/8) melalui kegiatan kerja di bengkel kerja Lapas Perempuan Malang.
Petugas Kegiatan Kerja, Nia, mengungkapkan kegiatan kerja bukan sekadar menghasilkan produk atau memenuhi pesanan, tetapi juga menjadi proses pembinaan untuk membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, dan etos kerja Warga Binaan. Meskipun penghasilan yang diterima belum sebesar ketika bekerja di luar Lapas, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran penting bahwa mendapatkan penghasilan membutuhkan usaha dan kerja keras.
“Kami bersyukur pesanan dari pihak ketiga tidak pernah terputus. Ini bisa menjadi ladang rezeki bagi Warga Binaan yang ingin berpenghasilan sembari menjalani hukuman,” ujar Nia.
Hal tersebut turut dirasakan oleh Airin, salah seorang Warga Binaan dengan hukuman seumur hidup. Bagi Airin, pembinaan melalui kegiatan kerja menjadi wadah penting untuk mengisi masa pidana dengan kegiatan yang positif dan produktif. Ia juga terus berupaya memperbaiki diri dan berharap memperoleh kesempatan pengurangan hukuman melalui grasi.
“Seumur hidup menjadi hukuman yang terus saya usahakan agar grsinya bisa turun. Karena itu, saya sangat sungguh-sungguh mengikuti pembinaan di Lapas. Saya ingin waktu yang saya jalani di sini tidak sia-sia dan menjadi proses untuk memperbaiki diri,” ungkap Airin.
Pengerjaan 90 jaket ini menjadi salah satu bentuk nyata pelaksanaan pembinaan kemandirian di Lapas Perempuan Malang. Melalui keterampilan menjahit, Warga Binaan tidak hanya belajar menyelesaikan pekerjaan sesuai target dan standar pesanan, tetapi juga memahami nilai dari sebuah proses: bekerja dengan tekun, bertanggung jawab terhadap tugas, dan memperoleh penghasilan melalui cara yang benar.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bekal bagi Warga Binaan agar memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan setelah menyelesaikan masa pidana. Dengan adanya kesinambungan pesanan dari pihak ketiga, bengkel kerja Lapas Perempuan Malang diharapkan terus menjadi ruang produktif bagi Warga Binaan untuk belajar, berkarya, dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat. (IR)
Kontributor: LPP Malang
What's Your Reaction?


