Semarak Ramadan, Lapas Takalar Gelar Lomba Amaliah Ramadan

Semarak Ramadan, Lapas Takalar Gelar Lomba Amaliah Ramadan

Takalar, INFO_PAS  - Semarakkan bulan suci Ramadan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Takalar gelar lomba Amaliah Ramadan. Adapun jenis yang diperlombakan yakni azan, kultum, dan juz amma. Kegiatan ini digelar di Masjid At-Taubah Lapas Takalar, Kamis (26/2).

Kepala Subseksi Registrasi, Hasran, mengatakan kegiatan dilaksanakan untuk manfaatkan momentum bulan Ramadan ini dengan berbagai kegiatan positif.

“Kegiatan ini dilaksanakan selama sehari, dan kami bekerja sama dengan Wahdah Islamiyah Takalar dan Kementerian Agama (Kemenag) Takalar sebagai juri lomba. Kami ingin memanfaatkan bulan Ramadan ini dengan berbagai kegiatan positif dan Alhamdulillah Warga Binaan sangat antusias,” jelasnya.

Kepala Lapas Takalar, Mansur, menyebut, kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian. Ia memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kemenag Takalar dan organisasi Wahdah Islamiyah atas sinergi dan dukungan penuh dalam kegiatan ini.

“Melalui kolaborasi lintas instansi ini, diharapkan proses transformasi karakter Warga Binaan dapat berjalan lebih maksimal dan terukur melalui pendekatan keagamaan,” tandasnya.

Juri dari Kemenag Takalar, Ustaz Sahlan Hamzah, menyebut lomba Amaliah Ramadan ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sebagai sarana pembinaan mental dan spiritual bagi para Warga Binaan.

“Saya melihat semangat yang luar biasa dari para peserta. Mereka mengikuti setiap tahapan lomba dengan sungguh-sungguh dan penuh penghayatan. Ini menjadi bukti bahwa mereka memiliki keinginan kuat untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.

Sahlan Hamzah menambahkan jika lomba Amaliah Ramadan, diharapkan mampu meningkatkan pemahaman dan kemampuan di bidang keagamaan, sehingga dapat menjadi bekal berharga ketika kembali ke tengah masyarakat.

“Harapan kami sebagai juri, semoga kegiatan ini menjadi momentum bagi para warga binaan untuk memperbaiki diri, memperdalam ilmu agama, serta menumbuhkan akhlak yang lebih baik. Ketika mereka selesai menjalani masa pembinaan dan kembali ke masyarakat, mereka tidak hanya berubah menjadi pribadi yang lebih baik, tetapi juga menjadi individu yang berguna, memiliki kemampuan agama yang kuat, dan mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya,” bebernya.

Salah seorang peserta, Adlan Fadillah, mengapresiasi kegiatan ini menurutnya kegiatan ini bisa memberikan dampak positif bagi Warga Binaan. “Ini menjadi motivasi bagi kami Warga Binaan untuk semakin meningkatkan ilmu agama,” ujarnya. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Takalar

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0