Sentuhan Humanis di Lapas Perempuan Malang, Petugas Pangkas Rambut Anak Warga Binaan

Sentuhan Humanis di Lapas Perempuan Malang, Petugas Pangkas Rambut Anak Warga Binaan

Malang, INFO_PAS - Pemandangan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Malang, Rabu (6/5), hadirkan kehangatan yang tak biasa di sela-sela rutinitas. Alih-alih suasana formal, salah satu sudut Lapas berubah jadi ruang barber sederhana yang penuh tawa. Fandi, salah satu petugas, tampak telaten memainkan alat cukur di tangannya, memberikan potongan rambut rapi bagi tiga anak laki-laki yang tumbuh di lingkungan Lapas bersama ibu mereka.

Kegiatan ini bermula dari hobi pribadi Fandi di bidang barber. Di balik itu, tersimpan niat tulus untuk membantu. Inisiatif ini muncul setelah ia kerap mendengar permintaan dari Warga Binaan yang memiliki anak laki-laki dan kesulitan mendapatkan layanan potong rambut. Selama ini, fasilitas salon di dalam Lapas lebih berfokus pada kebutuhan perawatan perempuan.

Merespons hal tersebut, Fandi menyebut apa yang dilakukannya sebagai bentuk kepedulian sederhana. Baginya, membantu anak-anak tampil rapi adalah cara menghadirkan kenyamanan, meski mereka tumbuh dalam keterbatasan.

“Ini murni karena hobi dan keinginan untuk membantu. Melihat ibu-ibu Warga Binaan merasa tenang karena rambut anak-anaknya rapi, itu sudah menjadi kepuasan tersendiri bagi saya. Meskipun saat ini hanya ada tiga anak laki-laki, saya senang bisa berbagi kemampuan yang saya punya,” ujarnya.

Nur, salah satu Warga Binaan yang mendampingi anaknya, mengaku sangat terbantu dengan inisiatif tersebut. Menurutnya, kehadiran Fandi menjadi solusi atas kebutuhan yang selama ini sulit dipenuhi.

“Jujur, kami sangat terbantu. Selama ini, fasilitas salon di dalam Lapas memang belum memadai untuk potong rambut laki-laki. Kalau anak mau potong rambut, kami bingung harus bagaimana. Dengan adanya petugas yang mau meluangkan waktu dan kemampuannya, ini benar-benar membantu kami,” ungkapnya.

Kegiatan ini gambaran sisi humanis pelayanan di Lapas Perempuan Malang. Petugas tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan, tetapi juga hadir sebagai mitra yang solutif bagi Warga Binaan. Inisiatif kecil seperti ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap kesejahteraan anak di lingkungan Lapas tetap menjadi perhatian bersama. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Perempuan Malang

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0