Sinergi Lapas Piru dan Kemenag Kab. SSB Perkuat Pembinaan Keagamaan melalui Pengajian dan Bantuan Sarana Ibadah
Piru, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Seram Bagian Barat terus perkuat sinergi dalam meningkatkan pembinaan keagamaan bagi Warga Binaan. Hal tersebut diwujudkan melalui pengajian di Masjid Nurul Hijrah Lapas Piru, Kamis (30/7), sekaligus penyerahan simbolis bantuan 40 tasbih dan 40 buku panduan salat dari Kemenag Kabupaten Seram Bagian Barat kepada Lapas Piru.
Kegiatan ini merupakan program pembinaan kepribadian yang bertujuan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an, memperdalam pemahaman agama, dan membentuk karakter Warga Binaan yang berakhlak. Bantuan sarana ibadah tersebut menjadi dukungan nyata Kemenag Kabupaten Seram Bagian Barat untuk menunjang proses pembinaan spiritual agar berjalan lebih optimal.
Kepala Subseksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan, Wikrama Jaya, mengatakan pembinaan keagamaan menjadi salah satu fondasi penting dalam proses Pemasyarakatan. "Kami ingin membangun kesadaran spiritual Warga Binaan agar makin baik dalam memahami dan mengamalkan ajaran agama sebagai bekal saat kembali ke tengah masyarakat," ujarnya.
Perwakilan Kemenag Kabupaten Seram Bagian Barat, Umi Samiun, menyampaikan apresiasi atas komitmen Lapas Piru dalam membina Warga Binaan. "Semoga bantuan tasbih dan buku panduan salat ini dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan kualitas ibadah Warga Binaan," harapnya.
Salah seorang Warga Binaan berinisial A bersyukur atas perhatian yang diberikan. "Pengajian ini membuat kami lebih semangat belajar agama, sementara tasbih dan buku panduan salat menjadi sarana yang sangat membantu kami dalam beribadah setiap hari," ungkapnya.
Terpisah, Kepala Lapas Piru, Herry Kusbandono, menyampaikan terima kasih kepada Kemenag Kabupaten Seram Bagian Barat atas dukungan yang diberikan. "Bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan sinergi yang sangat berarti dalam mendukung pembinaan keagamaan di Lapas Piru. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut demi membentuk Warga Binaan yang beriman, berakhlak, dan siap kembali menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat," pintanya.
Melalui sinergi yang terus terjalin dengan berbagai pemangku kepentingan, Lapas Piru berkomitmen menghadirkan pembinaan keagamaan berkualitas sebagai proses Pemasyarakatan sehingga Warga Binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga memperoleh bekal spiritual untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat. (IR)
Kontributor: Lapas Piru
What's Your Reaction?


