Tamping Dapur Rutan Batang Wajib Jalani Tes Kesehatan Rutin

Tamping Dapur Rutan Batang Wajib Jalani Tes Kesehatan Rutin

Batang, INFO_PAS – Sebanyak delapan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Batang didapuk menjadi tamping untuk membantu pekerjaan sebagai koki dapur. Untuk mengemban pekerjaan tersebut, mereka menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai salah satu syarat menjadi koki dapur, Kamis (28/1). Pemeriksaan dilakukan petugas dari Puskesmas Batang III di ruang Poliklinik Rutan Batang.

Menurut Kepala Rutan (Karutan) Batang, Rindra Wardana, pemeriksaan kesehatan kepada tamping dapur bertujuan memastikan tamping dalam keadaan sehat. “Sebagai tamping dapur, mereka diharapkan mampu bekerja dengan baik dan tidak memiliki penyakit yang dapat menularkan melalui makanan. Apalagi tugas mereka sangatlah berat, harus menyiapkan makan tiga kali sehari untuk 284 WBP setiap harinya,” terang Rindra.

Rindra menambahkan para tamping dapur mulai mengolah masakan sejak pukul 04.00 WIB dini hari hingga pukul 16.00 WIB setiap harinya. “Untuk menyajikan makanan sehat dan dengan prosedur yang benar, tentunya dibutuhkan tenaga yang sehat juga. Karena itu, kesehatan para pengolah masakan di dalam lingkungan rutan harus terjamin untuk memastikan tamping dalam keadaan sehat dan tidak memiliki penyakit yang dapat menularkan melalui makanan,” lanjut Karutan.

Sementara itu, salah satu petugas kesehatan dari Puskesmas Batang III, Elia Ratna Pratiwi, menjelaskan pemeriksaan kesehatan yang dilakukan meliputi pemeriksaan asam urat, gula darah, kolesterol, dan cek kesehatan secara umum. Menurut Elia, untuk menjadi pekerja di dapur, keadaan harus normal dan tidak memiliki penyakit yang bisa menularkan lewat makanan maupun menghambat pekerjaan.

“Untuk kerja di dapur harus sehat dan tidak ada penyakit, seperti penyakit kulit, batuk pilek yang mengarah ke TBC, dan asam urat yang bisa mengganggu kerja,” tutur Elia.

Ia menambahkan dari hasil pemeriksaan ke-8 tamping tersebut semuanya dalam keadaan sehat dan tidak membawa penyakit yang berbahaya. Selanjutnya, hasil pemeriksaan tersebut akan dibawa ke Puskesmas III Batang untuk mendapatkan rekomendasi dari Kepala Puskesmas bahwa tamping tersebut layak bekerja di dapur. (prv)

 

 

 

Kontributor: Amien

What's Your Reaction?

like
1
dislike
0
love
1
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0