Tegaskan Komitmen Zero Halinar, Lapas Pangkalpinang Gelar Razia Bersama APH
Pangkalpinang, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang tegaskan komitmen wujudkan lingkungan Pemasyarakatan yang zero handphone, pungutan liar, dan narkoba (Halinar). Komitmen tersebut diwujudkan melalui razia bersama di kamar hunian Warga Binaan, Selasa (15/9) malam, dengan melibatkan Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Babel, Komando Rayon Militer 413-05/Tamansari, Kepolisian Sektor Gerunggang, serta insan pers sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib).
Razia sasar Blok A, Blok B, dan Blok D. Dari hasil penggeledahan, petugas amankan sejumlah barang yang selanjutnya didata dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan, di antaranya korek api gas, hanger besi, paku, botol parfum, kabel, alat pencukur kumis, kaleng, dan sendok.
Sebagai bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba, petugas juga lakukan tes urine secara acak terhadap 15 Warga Binaan. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sampel negatif narkoba. Sementara itu, dari penggeledahan kamar hunian tidak ditemukan handphone maupun narkoba.

Kepala Lapas Pangkalpinang, Febie Dwi Hartanto, mengatakan razia bersama tersebut jadi langkah preventif untuk jaga kamtib sekaligus dukung pemberantasan Halinar.
“Sinergi ini penting untuk memastikan Lapas tetap aman, tertib, dan bersih dari Halinar. Kegiatan serupa akan terus kami lakukan secara berkala sebagai langkah pencegahan,” tegas Febie, Rabu (16/9).
Kepala Seksi Administrasi Kamtib Lapas Pangkalpinang, Ade Saputra, mengatakan seluruh proses berlangsung secara cermat dan terukur, termasuk dalam penanganan barang-barang yang ditemukan.
“Barang yang ditemukan langsung kami amankan untuk didata dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan. Seluruh rangkaian kegiatan juga berjalan aman dan tertib,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kanwil Ditjenpas Kepulauan Babel, Ade Agustina, menekankan pentingnya keterlibatan BNNP, TNI, Kepolisian, dan insan pers dalam mendukung upaya pemberantasan Halinar di lingkungan Pemasyarakatan.
“Pemeriksaan ini kami lakukan untuk memastikan Lapas benar-benar bersih dari Halinar. Namun, pelaksanaannya tetap harus mengedepankan pendekatan humanis. Perlakukan Warga Binaan dengan baik, tanpa kekerasan, karena tujuan kita adalah menjaga keamanan sekaligus mendukung proses pembinaan,” tegas Ade.
Langkah tersebut menjadi bagian dari implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam mewujudkan lingkungan Pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari Halinar. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Pangkalpinang
What's Your Reaction?


