Telur Asin SIRUPA Rutan Pelaihari Sukses Tembus Pasar
Pelaihari, INFO_PAS – Di balik tembok Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari, semangat untuk terus berkarya tidak pernah berhenti. Hal tersebut terlihat dalam pembinaan kemandirian pengolahan telur asin yang dilaksanakan pada Senin (13/7) di Aula Rutan Pelaihari. Kegiatan yang digelar setiap dua pekan sekali ini diikuti Warga Binaan Blok Wanita sebagai upaya menghasilkan produk berkualitas yang mampu memenuhi kebutuhan pasar melalui merek telur asin SIRUPA.
Program ini tidak hanya menjadi sarana mengisi waktu secara produktif, tetapi juga membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang memiliki nilai ekonomi sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat. orong pemasaran produk hasil karya Warga Binaan melalui koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Dalam setiap proses produksi, Warga Binaan terlibat secara langsung mulai dari pemilihan telur bebek berkualitas, pembersihan, pembuatan adonan pengasinan, proses pemeraman selama beberapa hari, hingga pencucian dan perebusan sebelum akhirnya dikemas. Seluruh tahapan dilakukan dengan penuh ketelitian agar menghasilkan telur asin yang memiliki cita rasa khas, kualitas yang baik, dan layak bersaing di pasaran.
Petugas pembina kegiatan, Syahrida Amrina, mengatakan pembinaan kemandirian bukan sekadar mengajarkan keterampilan, tetapi juga membangun rasa percaya diri, kedisiplinan, dan semangat untuk terus berkembang. "Antusias seluruh Warga Binaan yang mengikuti pembinaan juga sangat luar biasa. Mereka mengikuti setiap proses dengan sungguh-sungguh, mulai dari pengolahan hingga pengemasan produk. Harapan kami, keterampilan yang diperoleh selama menjalani masa pembinaan ini menjadi bekal berharga ketika mereka kembali ke masyarakat sehingga mandiri, membuka peluang usaha, dan menjalani kehidupan yang lebih baik," harapnya.
Produk Telur Asin SIRUPA kini telah memenuhi kebutuhan pasar di wilayah Pelaihari. Keberhasilan tersebut menjadi penyemangat bagi Warga Binaan untuk terus meningkatkan kualitas produk sekaligus membuktikan pembinaan di Rutan menghasilkan karya yang bernilai jual dan diterima masyarakat.
Salah seorang Warga Binaan, Murni, bangga melihat hasil kerja bersama mulai dikenal masyarakat. "Rasanya bangga ketika hasil karya kami diapresiasi masyarakat. Harapan saya, ke depan telur asin SIRUPA menembus pasar yang lebih besar lagi sehingga makin banyak orang yang mengenal hasil karya Warga Binaan Rutan Pelaihari," harapnya.
Melalui pembinaan berkelanjutan, Rutan Pelaihari terus berkomitmen menghadirkan program yang tidak hanya membentuk karakter Warga Binaan, tetapi juga menghasilkan produk berkualitas yang memberikan manfaat ekonomi. Telur asin SIRUPA menjadi bukti proses pembinaan yang konsisten melahirkan karya bernilai sekaligus membuka harapan baru bagi Warga Binaan untuk menatap masa depan yang lebih produktif. (IR)
Kontributor: Rutan Pelaihari
What's Your Reaction?


