Lapas Kelas I Cipinang Dukung Peningkatan Kompetensi Petugas lewat Sosialisasi STIH LITIGASI

Lapas Kelas I Cipinang Dukung Peningkatan Kompetensi Petugas lewat Sosialisasi STIH LITIGASI

Jakarta, INFO_PAS – Penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pelayanan Pemasyarakatan yang profesional dan adaptif. Semangat tersebut ditegaskan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas I Cipinang, Dr. Syarpani, saat membuka Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana Hukum Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Litigasi bagi jajaran Pemasyarakatan di lingkungan Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Daerah Khusus Jakarta, Selasa (14/7) di Aula Gedung II Lapas Kelas I Cipinang.

Syarpani mengajak seluruh insan Pemasyarakatan, baik Calon Aparatur Sipil Negara maupun pegawai senior, untuk menjadikan belajar sebagai budaya kerja. Menurutnya, peningkatan kompetensi merupakan kebutuhan agar aparatur mengikuti perkembangan hukum, teknologi, dan tuntutan pelayanan publik yang terus berubah.

Kalapas menambahkan penguatan kapasitas aparatur selaras dengan Asta Cita Presiden RI khususnya dalam pembangunan SDM menuju Indonesia Emas 2045. "Belajar tidak mengenal masa pengabdian. Siapa pun kita, peningkatan kompetensi harus menjadi budaya kerja agar  menghadirkan pelayanan publik yang makin profesional, adaptif, dan berkualitas," tegas Syarpani.

Sementara itu, Kepala Kanwil Ditjenpas Daerah Khusus Jakarta, Wachid Wibowo, mengapresiasi Lapas Kelas I Cipinang sebagai penyelenggara kegiatan dan berharap kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas aparatur. "Terima kasih kepada Lapas Kelas I Cipinang atas terselenggaranya kegiatan ini. Semoga menjadi momentum bagi insan Pemasyarakatan untuk terus meningkatkan kompetensi melalui pendidikan formal," harapnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua STIH Litigasi, Mashudi, menjelaskan pihaknya telah menjalin Perjanjian Kerja Sama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Imigrasi dan Pemasyarakatan sebagai landasan mendukung peningkatan kompetensi aparatur melalui pendidikan tinggi. "Kerja sama ini menjadi komitmen kami dalam mendukung pengembangan kapasitas aparatur melalui pendidikan yang relevan dengan kebutuhan organisasi," jelasnya.

Melalui penguatan budaya belajar dan peningkatan kompetensi aparatur, Lapas Kelas I Cipinang terus mendukung transformasi Pemasyarakatan yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik. Langkah ini menjadi implementasi Pemasyarakatan Kerja Nyata, nilai PRIMA, sekaligus mendukung pembangunan SDM sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Kelas I Cipinang

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0