Tepat Hari Lingkungan Hidup, Lapas Namlea Panen Buncis Hasil Pemanfaatan Lahan Tidur

Tepat Hari Lingkungan Hidup, Lapas Namlea Panen Buncis Hasil Pemanfaatan Lahan Tidur

Namlea, INFO_PAS – Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 Juni jadi momen istimewa bagi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea. Bertepatan dengan peringatan tersebut, Lapas Namlea panen buncis hasil budidaya Warga Binaan di area pertanian Lapas, Jumat (5/6).

Panen ini merupakan hasil pemanfaatan lahan yang sebelumnya tidak digunakan menjadi area produktif untuk kegiatan pertanian. Selain mendukung program pembinaan kemandirian, langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan bermanfaat.

Kepala Lapas Namlea, Muhammad M. Marasabessy, mengatakan momentum panen kali ini memiliki makna tersendiri.

“Panen ini terasa spesial karena dilaksanakan tepat pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Selain menjadi hasil dari pembinaan kemandirian, kegiatan ini juga mencerminkan upaya kami dalam memanfaatkan lahan secara produktif dan berkelanjutan,” ujar Marasabessy.

Ia menjelaskan, program pertanian yang dijalankan tidak hanya hasilkan produk pangan, tetapi juga beri pengalaman dan keterampilan bagi Warga Binaan selama jalani masa pembinaan.

Dalam panen tersebut, Warga Binaan berhasil memetik sekitar 30 kilogram buncis setelah dibudidayakan selama kurang lebih dua bulan. Hasil panen selanjutnya akan dipasarkan kepada masyarakat.

Kepala Subseksi Pembinaan, Mustafa La Abidin, yang turut ikuti kegiatan panen menegaskan bahwa sektor pertanian menjadi salah satu program pembinaan kemandirian yang terus dikembangkan di Lapas Namlea.

“Melalui kegiatan pertanian, Warga Binaan tidak hanya memperoleh keterampilan, tetapi juga belajar tentang tanggung jawab, kedisiplinan, dan kerja sama. Program ini kami jalankan secara berkelanjutan sebagai dukungan terhadap ketahanan pangan sekaligus implementasi Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” jelas Mustafa.

Menurutnya, keterlibatan Warga Binaan dalam kegiatan pertanian juga menjadi sarana untuk mengisi waktu dengan aktivitas yang produktif dan bernilai positif.

“Kami terus mendorong Warga Binaan untuk aktif mengikuti program pembinaan yang tersedia. Dengan keterlibatan langsung dalam kegiatan pertanian, mereka memperoleh bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat,” tambahnya.

Lapas Namlea berupaya menghadirkan program pembinaan yang memberikan manfaat nyata, baik bagi Warga Binaan maupun lingkungan sekitar. Panen buncis ini sekaligus menjadi bukti bahwa pengelolaan lahan secara optimal dapat menghasilkan nilai ekonomi serta mendukung pelestarian lingkungan secara berkelanjutan. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Namlea

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0