Terapkan Sistem Budi Daya Modern, Lapas Terbuka Kendal Kembangkan Tanaman Pare di Nethouse
Kendal, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Kelas IIB Kendal terus kembangkan program kemandirian di bidang pertanian melalui budi daya tanaman pare dengan menerapkan sistem pertanian modern. Kegiatan ini dilaksanakan di nethouse dengan memanfaatkan media tanam polybag serta teknologi penyiraman tetes otomatis drip irigation untuk mendukung pertumbuhan tanaman secara lebih terkontrol dan efisien.
Dalam pelaksanaannya, tanaman pare dibudidayakan menggunakan polybag yang telah diisi media tanam sesuai kebutuhan. Seluruh polybag ditempatkan di area nethouse yang dirancang untuk mendukung kondisi lingkungan tumbuh tanaman. Penggunaan nethouse juga memungkinkan proses budi daya dan perawatan dilakukan secara lebih terarah.
Untuk memenuhi kebutuhan air tanaman, Lapas Terbuka Kendal menerapkan sistem penyiraman tetes otomatis. Melalui metode ini, air dialirkan secara langsung ke area perakaran tanaman melalui jaringan selang dan perangkat tetes. Penerapan teknologi tersebut membantu menjaga ketersediaan air, meningkatkan efisiensi penyiraman, dan memudahkan proses perawatan tanaman.
Staf Kegiatan Kerja, Charandi, menyampaikan penerapan sistem budi daya modern ini merupakan inovasi pengembangan program kemandirian pertanian di Lapas Terbuka Kendal. “Budi daya pare ini kami kembangkan dengan memanfaatkan teknologi pertanian yang lebih modern, mulai dari penggunaan nethouse, media tanam polybag, hingga sistem penyiraman tetes otomatis. Harapannya, metode ini mendukung pertumbuhan tanaman secara optimal sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi Warga Binaan dalam mengenal teknik budi daya pertanian yang lebih efisien,” harapnya, Rabu (4/11).
Dalam kegiatan tersebut, Warga Binaan turut dilibatkan secara langsung dalam proses budi daya, mulai dari persiapan media tanam, penanaman, hingga pemantauan dan perawatan tanaman. Keterlibatan ini memberikan kesempatan bagi Warga Binaan untuk mempelajari penerapan teknologi sederhana dalam kegiatan pertanian modern.
Salah satu Warga Binaan berinisial AN mengungkapkan kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru dalam mempelajari teknik budi daya tanaman menggunakan fasilitas dan metode yang lebih modern. “Di sini kami belajar cara membudidayakan pare menggunakan polybag dan sistem penyiraman otomatis. Kami juga belajar bagaimana merawat tanaman agar tumbuh dengan baik. Ilmu dan pengalaman ini tentu bermanfaat sebagai bekal keterampilan ke depannya,” ungkapnya.
Ke depan, perawatan tanaman pare akan dilakukan secara berkala melalui pemantauan kondisi tanaman, pengaturan kebutuhan air, pemupukan, serta pengendalian hama dan penyakit. Melalui pengembangan budi daya pare berbasis teknologi pertanian modern ini, Lapas Terbuka Kendal terus mendorong program kemandirian yang produktif, adaptif, dan berkelanjutan. Selain mendukung pengembangan sektor pertanian dan ketahanan pangan, kegiatan ini menjadi sarana pembekalan keterampilan praktis bagi Warga Binaan sebagai bekal untuk kembali dan beradaptasi di tengah masyarakat. (IR)
Kontributor: Lapas Terbuka Kendal
What's Your Reaction?


