Terima Kunjungan Direktur Tekforma, Lapas Pemuda Madiun Tunjukkan Kesiapan Layanan dan Pembinaan

Terima Kunjungan Direktur Tekforma, Lapas Pemuda Madiun Tunjukkan Kesiapan Layanan dan Pembinaan

Madiun, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun terima kunjungan kerja Direktur Teknologi Informasi dan Kerja Sama Pemasyarakatan (Tekforma), Maulidi Hilal, Jumat (19/12). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Lapas Pemuda Madiun dalam memastikan kesiapan layanan dasar serta pelaksanaan program pembinaan bagi Warga Binaan.

Kepala Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, bersama jajaran pejabat struktural dan petugas menyambut langsung kedatangan Direktur Tekforma. Ia menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi sarana evaluasi dan penguatan pelaksanaan tugas Pemasyarakatan.

“Kunjungan ini menjadi momentum bagi kami untuk memastikan layanan dasar, khususnya pemenuhan hak Warga Binaan, serta program pembinaan kemandirian berjalan sesuai standar dan terus ditingkatkan secara berkelanjutan,” ujar Wahyu Susetyo.

Agenda kunjungan diawali dengan peninjauan Dapur Pesilat Lapas Pemuda Madiun. Pada kesempatan tersebut, Lapas Pemuda Madiun memaparkan pengelolaan bahan makanan, kebersihan dapur, serta proses pengolahan makanan yang diterapkan guna memenuhi standar gizi bagi Warga Binaan.

Maulidi Hilal, menekankan pentingnya konsistensi dalam menjaga kualitas layanan dasar di lingkungan Pemasyarakatan. “Kualitas layanan dasar, termasuk pemenuhan hak Warga Binaan atas makanan yang layak dan sehat, harus menjadi perhatian utama. Kebersihan, standar gizi, dan tata kelola dapur perlu dijaga secara konsisten,” tegasnya.

Usai peninjauan dapur, Lapas Pemuda Madiun memfasilitasi pelaksanaan salat Jumat berjamaah di Masjid At-Taubah yang diikuti oleh petugas dan Warga Binaan. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan kepribadian serta penguatan nilai kebersamaan di dalam Lapas.

Kunjungan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan Balai Latihan Kerja (BLK) Lapas Pemuda Madiun. Melalui BLK, Lapas Pemuda Madiun menampilkan berbagai hasil karya Warga Binaan, seperti seni lukis dan produk kuliner terang bulan, sebagai bentuk pembinaan kemandirian berbasis keterampilan.

Maulidi Hilal, mengapresiasi pelaksanaan pembinaan yang berjalan di Lapas Pemuda Madiun. “Pembinaan kemandirian melalui BLK seperti ini sangat positif. Keterampilan yang diberikan diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi Warga Binaan ketika kembali ke tengah masyarakat,” tambahnya.

Lapas Pemuda Madiun berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan Pemasyarakatan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada pembinaan Warga Binaan. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Pemuda Madiun

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0