Terima Kunjungan Kedubes Portugal, Lapas Kelas I Tangerang Tegaskan Layanan Humanis Tanpa Diskriminasi
Tangerang, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang menerima kunjungan akses kekonsuleran dari perwakilan Kedutaan Besar (Kedubes) Portugal sebagai pemenuhan hak Warga Binaan negara asing, Kamis (26/3). Kunjungan ini diberikan kepada dua warga negara Portugal yang tengah menjalani masa pidana sekaligus mencerminkan komitmen Lapas dalam menghadirkan layanan Pemasyarakatan yang humanis, dan akuntabel.
Dalam suasana yang hangat dan komunikatif, perwakilan kedutaan berdialog langsung dengan dua Warga Binaan berinisial RPAV dan FMGDS. Percakapan berlangsung mengalir, membahas kondisi kesehatan, psikologis, hingga perkembangan selama menjalani masa pembinaan. Interaksi ini tidak hanya menjadi sarana pemantauan, tetapi juga ruang yang memperkuat keterhubungan Warga Binaan dengan negaranya, sekaligus memastikan hak-hak mereka tetap terpenuhi.
Kepala Bidang Pembinaan, Dwi Fu’ad Jamali, menegaskan akses kekonsuleran bukan sekadar pemenuhan hak administratif, melainkan pendekatan pembinaan yang mengedepankan nilai kemanusiaan. “Kami ingin setiap Warga Binaan tetap merasa diperhatikan dan didampingi. Pembinaan tidak hanya berfokus pada aturan, tetapi juga bagaimana mereka menjalani masa pidana dengan lebih baik dan memiliki kesiapan saat kembali ke masyarakat,” ungkapnya.
Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dan ketertiban. Sebelum pertemuan berlangsung, pihak kedutaan terlebih dahulu diberikan pemahaman terkait tata tertib di lingkungan Lapas sehingga kegiatan berjalan kondusif tanpa mengurangi esensi komunikasi yang terjalin.
Apresiasi disampaikan DCOM dan Kepala Konsuler Kedubes Portugal atas keterbukaan dan fasilitasi yang diberikan Lapas Kelas I Tangerang. “Kami menghargai kerja sama yang terjalin dengan baik. Komunikasi yang terbuka membantu kami memantau kondisi warga negara kami. Kami juga melihat seluruh Warga Binaan, khususnya Warga Binaan asal Portugal, diperlakukan setara tanpa diskriminasi, dengan pemenuhan hak yang sama bagi semua,” tutur Luis Filipe Baptista da Cunha.
Teripsah, Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, turut menegaskan komitmen jajarannya dalam memberikan pelayanan yang setara bagi seluruh Warga Binaan. “Akses kekonsuleran merupakan bagian penting dari pemenuhan hak Warga Binaan asing. Kami memastikan setiap proses berjalan profesional, transparan, dan tetap mengedepankan keamanan di lingkungan Lapas,” ujarnya.
Melalui kunjungan ini, Lapas Kelas I Tangerang menegaskan Pemasyarakatan bukan sekadar menjalani masa pidana, melainkan proses membangun kembali harapan dan martabat. Akses kekonsuleran menjadi jembatan penting dalam menjaga hak dan keterhubungan Warga Binaan, sekaligus memperkuat pembinaan yang lebih humanis dan berorientasi pada kesiapan mereka untuk kembali berperan positif di tengah masyarakat. (IR)
Kontributor: Lapas Kelas I Tangerang
What's Your Reaction?


