Terima Kunjungan Kemensetneg, Lapas I Tangerang Tampilkan Program Pembinaan Produktif

Terima Kunjungan Kemensetneg, Lapas I Tangerang Tampilkan Program Pembinaan Produktif

Tangerang, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang terima kunjungan kerja Tim Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia yang didampingi jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Senin (25/5). Kunjungan tersebut dilakukan untuk tinjau pelaksanaan program pembinaan kemandirian Warga Binaan.

Rombongan disambut Kepala Lapas I Tangerang beserta jajaran pejabat struktural. Tim Kementerian Sekretariat Negara yang hadir terdiri dari Novi Pratiwi Dewi selaku Analis Hukum Ahli Madya, Benedicta Trixie Ariestianti selaku Analis Kebijakan Ahli Muda, Yehuda Purwantoro Putro selaku Analis Hukum Ahli Pertama, serta Sayudha selaku Fasilitator Pemerintahan.

Kegiatan diawali dengan peninjauan ke SPPG Babakan Tangerang 005 yang berada di area Lapas. Di lokasi tersebut, rombongan melihat pelaksanaan program asimilasi yang melibatkan 11 Warga Binaan dalam kegiatan kerja sama dengan SPPG Babakan Tangerang 005.

Selanjutnya, rombongan meninjau area produksi material konstruksi “Jawara Beton” yang melibatkan sekitar 72 Warga Binaan. Di bengkel produksi tersebut, Warga Binaan menghasilkan paving block, bataton, panel beton Rumah Instan Hemat Aman (Risham), dan produk konstruksi lainnya.

Program Jawara Beton juga memanfaatkan Fly Ash and Bottom Ash (FABA) atau limbah hasil pembakaran batu bara sebagai bahan baku produksi.

“Kami berupaya memastikan Warga Binaan memiliki keterampilan dan kepercayaan diri agar siap kembali ke masyarakat secara lebih baik dan produktif,” ujar Beni Hidayat.

Apresiasi disampaikan Novi Pratiwi Dewi yang menilai program pembinaan di Lapas I Tangerang telah berjalan produktif dan inovatif.

“Kami melihat Warga Binaan dilibatkan secara aktif dalam berbagai kegiatan produktif yang memberi keterampilan sekaligus membangun semangat dan harapan,” ujarnya.

Dukungan serupa disampaikan Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten, Muhammad Khapi. “Program pembinaan yang produktif seperti ini penting untuk terus dikembangkan karena mampu memberikan bekal keterampilan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap hasil pembinaan di Lapas,” ungkap Khapi.

Selain meninjau area produksi, rombongan juga melihat rumah contoh tipe 36 yang dibangun menggunakan panel Risham dan bataton hasil produksi Warga Binaan.

Kunjungan ditutup dengan pemaparan Kepala Lapas Tangerang mengenai pelaksanaan program pembinaan yang terus dikembangkan untuk mendukung reintegrasi sosial Warga Binaan setelah kembali ke masyarakat. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas I Tangerang

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0