Tes Urine Jelang Pembebasan Bersyarat, Lapas Wahai Pastikan Warga Binaan Bersih Narkoba
Wahai, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai lakukan tes urine terhadap seorang Warga Binaan, WT, yang akan jalani program reintegrasi sosial berupa Pembebasan Bersyarat (PB), Rabu (17/6). Pemeriksaan dilakukan di klinik Lapas dengan pengawasan petugas pengamanan guna pastikan yang bersangkutan bebas dari penyalahgunaan narkotika sebelum kembali ke masyarakat.
Berdasarkan hasil pengujian menggunakan alat Healgen Multi Drug of Abuse 10 in 1 Cup Test, sampel urine WT dinyatakan negatif dari seluruh jenis narkotika dan obat-obatan terlarang. Petugas kesehatan Lapas Wahai, Fitri Rianti, yang mengawal langsung pemeriksaan tersebut menegaskan bahwa transparansi dan akurasi hasil tes menjadi fokus utama dalam deteksi dini penyalahgunaan narkoba.
"Kami telah melakukan pemeriksaan urine menggunakan alat tes, dan hasilnya menunjukkan negatif narkoba. Artinya, Saudara WT telah menjalani proses pembinaan dengan baik dan terbebas dari penyalahgunaan narkoba," jelas Fitri.
Pelaksanaan tes urine ini menjadi salah satu indikator keberhasilan pembinaan kepribadian yang dijalankan di dalam Lapas. Kepala Subseksi Pembinaan, Merpaty S. Mouw, mengatakan setiap pemberian hak integrasi harus didasarkan pada perubahan perilaku yang dapat dipertanggungjawabkan secara medis maupun administratif.
"Pengujian klinis ini menjadi rapor akhir efektivitas program pembinaan yang telah diikuti Warga Binaan selama menjalani pidana, baik pembinaan kepribadian, mental spiritual, kemandirian, maupun penyuluhan bahaya narkoba yang kami berikan," kata Merpaty.
Sementara itu, Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menyampaikan bahwa pemeriksaan terhadap Warga Binaan yang akan bebas merupakan bagian dari komitmen Lapas Wahai dalam mewujudkan gerakan Warga Binaan Bersih Narkoba (Warna Benar).
"Kami mendukung penuh Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026 yang berfokus pada pemberantasan peredaran narkoba di lingkungan Pemasyarakatan melalui program Warna Benar . Setiap Warga Binaan yang keluar dari Lapas Wahai harus kami pastikan bersih dan siap kembali menjadi anggota masyarakat yang taat hukum. Hasil negatif ini membuktikan proses pembinaan di sini berjalan dengan baik dan terukur," tegas Tersih.
Dengan hasil pemeriksaan tersebut, Warga Binaan yang bersangkutan tinggal menyelesaikan proses administrasi sebelum resmi menjalani PB di bawah pengawasan Balai Pemasyarakatan (Bapas). Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Lapas Wahai dalam mendukung program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). (afn)
Kontributor: Humas Lapas Wahai
What's Your Reaction?


