Tingkatkan Program Pembinaan, Rutan Ambon Gandeng SMK 3 Bangun Ketel Penyulingan Minyak Cengkeh
Ambon, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon lakukan koordinasi dengan SMK Negeri 3 Ambon terkait rencana pembuatan ketel penyulingan minyak cengkeh sebagai upaya memperkuat program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan. Kegiatan yang berlangsung di SMK Negeri 3 Ambon pada Senin (27/7) tersebut menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara Rutan Ambon dan dunia pendidikan vokasi guna mendukung pengembangan keterampilan produktif bagi Warga Binaan.
Koordinasi tersebut membahas berbagai aspek teknis pembuatan ketel penyulingan, mulai dari desain, spesifikasi bahan, kapasitas produksi, hingga proses pengerjaan yang akan disesuaikan dengan kebutuhan program pembinaan di Rutan Ambon. Ketel penyulingan ini akan dimanfaatkan sebagai sarana pelatihan pengolahan minyak cengkeh sehingga Warga Binaan memiliki keterampilan bernilai ekonomis dan menjadi bekal setelah kembali ke tengah masyarakat.
Kepala Subseksi Bimbingan Kerja, Ode Ena, menjelaskan kunjungan ke SMK Negeri 3 Ambon bertujuan menyelaraskan kebutuhan teknis dalam rencana pembangunan ketel penyulingan minyak cengkeh. Kolaborasi dengan SMK Negeri 3 Ambon diharapkan menghasilkan ketel yang sesuai dengan kebutuhan pembinaan sekaligus menjadi bentuk sinergi antara Pemasyarakatan dan institusi pendidikan.
"Koordinasi ini merupakan langkah awal untuk merealisasikan pembangunan ketel penyulingan minyak cengkeh sebagai sarana pembinaan kemandirian Warga Binaan. Kami berdiskusi mengenai desain, spesifikasi, hingga proses pembuatannya agar nantinya dimanfaatkan secara optimal dalam program pelatihan. Harapannya, kerja sama ini segera terealisasi sehingga Warga Binaan memperoleh keterampila produktif dan memiliki nilai ekonomi," harap Ode Ena.
Menanggapi rencana kerja sama tersebut, Slamet Riyadi selaku perwakilan SMK Negeri 3 Ambon menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Rutan Ambon dalam mengembangkan program pembinaan berbasis keterampilan. Kolaborasi dengan institusi pendidikan vokasi menjadi langkah yang tepat untuk menghasilkan sarana pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan lapangan.
"Pada prinsipnya, kami siap mendukung rencana pembangunan ketel penyulingan minyak cengkeh ini. Melalui kompetensi yang dimiliki SMK Negeri 3 Ambon, kami akan membantu dari sisi perencanaan teknis hingga proses pembuatannya agar ketel yang dihasilkan berfungsi dengan baik dan memberikan manfaat bagi program pembinaan Warga Binaan. Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut pada program-program produktif lainnya," harap Slamet.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak juga membahas peluang kerja sama yang berkelanjutan dalam mendukung program pembinaan berbasis keterampilan. Sinergi antara Rutan Ambon dan SMK Negeri 3 Ambon diharapkan tidak hanya menghasilkan fasilitas penyulingan minyak cengkeh, tetapi juga membuka peluang pengembangan program pelatihan lainnya yang dapat meningkatkan kompetensi Warga Binaan sesuai potensi daerah.
Terpisah, Pelaksana Tugas Kepala Rutan Ambon, Jefry R. Persulessy, menyampaikan rencana pembangunan ketel penyulingan minyak cengkeh merupakan komitmen Rutan Ambon dalam memperkuat pembinaan kemandirian melalui pemanfaatan potensi lokal yang memiliki nilai ekonomi tinggi. "Kami terus berupaya menghadirkan program pembinaan produktif dan berkelanjutan. Melalui kerja sama dengan SMK Negeri 3 Ambon, kami berharap pembangunan ketel penyulingan minyak cengkeh segera terealisasi sehingga menjadi sarana pembelajaran sekaligus meningkatkan keterampilan Warga Binaan. Pembinaan yang baik adalah pembinaan yang memberikan bekal keterampilan nyata sebagai modal mereka saat kembali ke masyarakat," ujarnya,
Melalui sinergi dengan SMK Negeri 3 Ambon, Rutan Ambon terus berkomitmen menghadirkan inovasi pembinaan yang relevan dengan potensi lokal sebagai wujud implementasi Pemasyarakatan yang produktif, profesional, dan berdampak positif bagi proses reintegrasi sosial Warga Binaan. Dengan adanya fasilitas penyulingan minyak cengkeh, diharapkan Warga Binaan memperoleh pengalaman praktis dalam mengolah komoditas unggulan daerah sehingga meningkatkan produktivitas, kemandirian, dan peluang usaha setelah menyelesaikan masa pidana.(IR)
Kontributor: Rutan Ambon
What's Your Reaction?


