Tumbuhkan Cinta Al-Qur'an, Rutan Majene bersama Kemenag Hadirkan Pembelajaran Iqra bagi Warga Binaan
Majene, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Majene bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majene gelar Kelas Iqra bagi Warga Binaan, Senin (2/11). Kegiatan yang berlangsung di Masjid Raudhatul Ikhsan Rutan Majene ini jadi sarana belajar membaca Al-Qur'an sekaligus memperkuat pembinaan keagamaan.
Kerja sama tersebut hadirkan tenaga pengajar dari Kemenag Kabupaten Majene untuk mendampingi Warga Binaan sesuai kemampuan masing-masing. Dengan pendampingan ini, peserta yang belum lancar membaca Al-Qur'an tetap mendapat kesempatan untuk belajar secara bertahap.
Pembina Kepribadian, Ahmad Fahri, menjelaskan bahwa Kelas Iqra jadi salah satu upaya meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an sekaligus memperkuat pembinaan mental dan spiritual Warga Binaan. Ia berharap peserta dapat memanfaatkan waktu selama menjalani masa pembinaan untuk belajar dan memperdalam pengetahuan agama.
"Kami ingin menjadikan kegiatan ini sebagai wadah bagi Warga Binaan untuk terus belajar tanpa memandang latar belakang maupun kemampuan awal mereka. Dengan adanya pendampingan dari Kemenag Kabupaten Majene, kami berharap kemampuan membaca Al-Qur'an Warga Binaan semakin meningkat dan tumbuh kesadaran untuk menjadikan nilai-nilai Al-Qur'an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari," jelasnya.
Penyuluh Agama Kabupaten Majene, Nuhun Jamal, mengapresiasi kerja sama dengan Rutan Majene. Menurutnya, pembelajaran membaca Al-Qur'an memberikan kesempatan bagi setiap orang untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran agama.
"Kami berharap melalui pembelajaran ini, Warga Binaan tidak merasa terlambat untuk belajar membaca Al-Qur'an. Setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah Swt. Semoga kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi kehidupan mereka," ungkapnya.
Kepala Rutan Majene, Christy Jozef Thenu, menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan merupakan bagian penting dalam proses pembinaan Warga Binaan. Kegiatan ini memberikan ruang bagi mereka untuk memperbaiki diri, meningkatkan pengetahuan agama, dan membangun karakter.
"Pembinaan di dalam Rutan bukan hanya tentang menjalani masa pidana, tetapi juga bagaimana memberikan kesempatan kepada Warga Binaan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Kami sangat mengapresiasi dukungan Kemenag Kabupaten Majene yang telah bersinergi dalam menghadirkan pembelajaran keagamaan ini. Harapannya, kegiatan ini dapat terus berjalan dan menjadi bekal positif bagi Warga Binaan ketika kembali ke tengah masyarakat," tegasnya. (afn)
Kontributor: Humas Rutan Majene
What's Your Reaction?


